Tampil Spektakuler di Collabonation Tour, Ndarboy Genk dan D’Masiv Sukses Hipnotis Fans di Surabaya

Penampilan Ndarboy Genk di ajang Collabonation Tour yang digelar di Area Parkir Timur Plaza Surabaya, Kamis (14/7/2022) petang.

 

SURABAYA (wartadigital.id) –  Kerinduan warga Surabaya untuk menyaksikan konser musik offline terpuaskan dengan penampilan sederet musisi Tanah Air mulai Rendy Pandugo, D’Masiv, Ndarboy Genk, dan Wake Up, Iris ! di ajang Collabonation Tour yang digelar di Area Parkir Timur Plaza Surabaya, Kamis (14/7/2022) petang.

Bacaan Lainnya

Konser musik besutan IM3 seolah menjadi penawar dahaga para penikmati musik setelah hampir 2,5 tahun Surabaya vakum konser secara offline karena pandemi Covid-19. Antusiasme ini dibuktikan dengan hadirnya ribuan fans yang datang memadati area konser dengan menaati seluruh aturan dan prokes yang berlaku, lengkap dengan “identitas” masing-masing. Beberapa remaja tampak mengenakan baju Jawa modern, bawahan batik dan atasan kebaya kutu baru, mengklaim sebagai penggemar fanatik Ndarboy Genk.

Ndarboy Genk tampil pukul 18.10 usai penampilan perdana Wake Up, Iris!.   Musisi asal Kota Bantul, Yogyakarta menggebrak penampilannya dengan 8 lagu dangdut berbahasa Jawa yang sudah familiar di telinga. Di antaranya Lintang Sewengi, Balungan Kere, Koyo Jogja Istimewa, Ambyar Mak Byar. Saat mendendangkan lagu Ojo Nangis, vokalis Ndarboy Genk Helarius Daru Indrajaya yang akrab disapa Ndaru ini mengajak fans untuk menghidupkan flash ponsel dan menyanyi bersama. “Surabaya, ayo nyanyi bersama. Flash ponsel arahkan ke atas ya. Siap,” ajak Ndaru.

Patuh ajakan Ndaru, fans pun bersemangat mendendangkan bait demi bait salah satu lagu yang sempat menjadi trending di Youtube.  Ojo nangis (ojo nangis)/ Sing uwis yo uwis (yo uwis)/ Sing ilang ben ilang/ Cukup aku kelaran-laran/

Aku nyerah (aku nyerah)/ Sing bubrah ben bubrah (ben bubrah)/
Kowe bakal ngerti larane/ Naliko ditinggal pas jeru-jerune/

Penampilan Ndaru malam itu atraktif dan komunikatif.  Dia juga mengabarkan akan berkolaborasi dengan IM3 lewat Sinyal Tresno yang akan dirilis dalam waktu dekat dan meminta fans untuk memantau peluncurannya secara resmi.  Di akhir penampilannya Ndaru membawakan lagu fenomenal Mendung Tampo Udan yang disambut paduan suara lautan fans yang hadir.

Tak kalah dengan Ndarboy Genk, penampilan Randy Pandugo juga diapresiasi positif mereka hadir. Penyanyi yang memulai debut kariernya sebagai solois lewat singel yang berjudul I Don’t Care itu membawakan 8 lagu, semuanya dalam Bahasa Inggris. Di antaranya Morning Light, Seee You Someday, Float in the Sky,Silver Rain.

Dengan menenteng gitar, alumni Unair ini  mengajak fans menyanyi bersama salah satu lagu hitsnya, Be My Side. ‘ Baby you are the light/ You are my sunshine / After the dark/ And my baby/ You are my heart/ You are my guide/ All through the night.

Penampilan D’Masiv menjadi pamungkas gelaran Collabonation Tour di Surabaya.  Sang vokalis, Ryan menggeber dengan melantunkan lagu-lagu lawas yang sudah akrab di telinga. Di antaranya Cinta Ini Membunuhku, Cinta Sampai Disini, Rindu Setengah Mati, Diam Tanpa Kata, Jangan Menyerah. Hingga remark lagu lawas Chrisye, Pergilah Kasih.

Tak hanya tembang lawas, D’Masiv juga mengenalkan lagu baru Side By Side dari album terbarunya, Time yang dirilis awal 2022. “Izinkan saya mengenalkan lagu baru Side By Side dari album terbaru, Time. Ini adalah album ketujuh setelah hampir tiga tahun tak merilis album,” kata Ryan disambut tepukan riuh penonton.

Collabonation Tour di Surabaya adalah kota kedua di Jatim setelah Jember. Selanjutnya, Collabonation Tour  akan hadir di kota Padang, Jambi, Pontianak, Samarinda, Bali, Malang, dan berbagai kota lainnya hingga beberapa bulan ke depan. Setiap kota musisi yang hadir bisa berbeda-beda.

SVP Head of Regional East Java & Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison  Soejanto Prasetya, menjelaskan Collabonation Tour yang menjadi kelanjutan dari rangkaian kegiatan Collabonation ini akan merayakan era baru dari IM3. Bersama dengan sederet musisi kebanggaan Tanah Air, Collabonation Tour menghadirkan hiburan bagi para audiens setia IM3 dan masyarakat Indonesia di 50 kota dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.  “Ajang ini sekaligus menunjukkan semangat tinggi kami untuk mengajak mereka merasakan kekuatan jaringan terbaru Indosat Ooredoo Hutchison dengan IM3 lewat berbagai kegiatan seperti streaming, mengakses dan membuat konten di media sosial, chatting, game online, serta aktivitas internet lainnya yang saat ini lagi booming,” kata Soejanto.

Fokus Integrasikan Jaringan

SVP Head of Regional East Java & Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison Soejanto Prasetya (kanan) dan VP Head of Trade Comms & Branding IOH Mohammad Fahrurrozi usai menjelaskan Collabonation Tour Surabaya.

 

Selain untuk memberikan hiburan bagi masyarakat Surabaya, melalui Collabonation Tour, IM3 juga ingin membangkitkan semangat berkarya masyarakat khususnya kalangan milenial seiring dengan pengembangan jaringan yang juga dilakukan di kota-kota tujuan Collabonation Tour. Harapannya kampanye Era Baru, Jaringan Baru ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan dan menjadi bukti nyata komitmen IM3 untuk terus meningkatkan kenyamanan dalam pengalaman internetan dengan jaringan baru yang kuat.

VP Head of Trade Comms & Branding IOH Mohammad Fahrurrozi  menjelaskan pasca merger November 2021, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkomitmen untuk mengintegrasikan jaringan IM3 dan Tri. IOH menargetkan, sebanyak 43.000 BTS akan diintegrasikan jaringannya hingga akhir 2022.

“Saat ini sekitar 1.000 BTS yang sudah diintegrasikan. Ke depannya, akan jauh lebih cepat, dari total 43 ribu BTS itu akan kami selesaikan dalam waktu satu tahun,” ungkapnya seraya menyebut IOH berencana untuk menambah jumlah BTS miliknya lebih dari 11 ribu lagi.

Proses integrasi dilakukan dengan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN) secara bertahap dengan tujuan untuk memberikan pengalaman telekomunikasi digital yang lebih baik bagi pelanggan IM3 dan Tri di tengah meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis video dan pengiriman pesan. “Integrasi jaringan ini akan memberikan peningkatan layanan indoor coverage dan penambahan kapasitas dengan pemanfaatan kerapatan sites dan lebar pita dari jaringan sebelumnya,” kata Fahrurrozi.

Sebagai informasi sebelum terintegrasi, pelanggan Indosat hanya dapat menggunakan jaringan milik Indosat, begitu juga pelanggan Tri pakai jaringan Tri. Ketika jaringan sudah dintegrasikan, maka penggabungan jaringan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dalam menikmati layanan digital IOH.

Soejanto menambahkan proses integrasi jaringan di wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara saat ini terus berjalan. Data terakhir integrasi sudah berjalan 25 persen. Khusus integrasi jaringan di wilayah Surabaya ditargetkan tuntas pada Oktober 2022. “Kami serius untuk membangun integrasi jaringan Tri dan IM3, dan Surabaya menjadi kota prioritas karena potensialnya pasar di kota ini sehingga pengguna Indosat nanti bisa menikmati jaringan terbaik ,” imbuhnya. nti