Tari Gambyong hingga Line Dance Meriahkan Milad IKP4 Jatim RESTU ke – 41

Penampilan Tari Gambyong (kiri) dan paduan suara memeriahkan milad IKP4 Jatim RESTU ke-41, Minggu (2/11/2025) pagi.

SURABAYA (wartadigital.id) – Ikatan Keluarga Pensiunan Pegawai Pemerintah Provinsi (IKP4) Jatim RESTU memeringati usianya yang ke-41 dengan menggelar syukuran dengan pemotongan tumpeng secara sederhana di halaman kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan, Minggu (2/11/2025) pagi. Syukuran digelar usai melakukan senam pagi bersama.

Pembina IKP4 Jatim RESTU Dr H Mashoed MSi secara simbolis memotong tumpeng dan diserahkan kepada Wakil Ketua III Juhartatik.

Bacaan Lainnya
Syukuran milad ke-41  dengan potong tumpeng.

Tampak ikut hadir dalam kegiatan ini mantan Kabiro Umum Setdaprov Jatim Ali Syaroni, mantan Kepala Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Moh Faried SH yang juga mantan Bupati Lamongan dua periode.

Dalam sambutannya Mashoed minta maaf  jika Ketua IKP4 Jatim RESTU  Ir Moh Djaelani MM belum bisa hadir karena masih beristirahat untuk memulihkan kesehatannya. “Kehadiran saya ini mewakili Pak Djaelani. Meski jadi Pembina saya belum pernah hadir di kegiatan semacam ini. Jadi ini kehadiran pertama dan saya harap bukan yang terakhir,” kelakarnya.

Sambutan Pembina IKP4 Jatim RESTU Dr H Mashoed MSi.

Mashoed menyebut di usianya yang memasuki 41 tahun, ibarat manusia organisasi RESTU sudah dewasa. Kenyang pengalaman dan bisa bersikap bijak.

Mashoed menjelaskan  organisasi IKP4 Jatim RESTU ini dibentuk pada 1984, saat Gubernur Jatim Soenandar Prijosoedarmo. “Bersyukur di zaman Gubernur Soenandar sudah punya ide membentuk organisasi untuk ajang kangen-kangenan dan silaturahmi antar mantan PNS Pemprov Jatim,” kata pria kelahiran Jombang berusia 84 tahun ini.

Para pensiunan PNS Pemprov Jatim foto bersama usai merayakan milad IKP4 Jatim RESTU.

Melihat manfaat organisasi ini, Mashoed mengatakan keberadaan IKP4 Jatim RESTU ini layak dipelihara sampai kapan pun.  Dia meminta organisasi secara aktif mengajak PNS yang baru pensiun untuk bergabung sehingga organisasi terus berkembang. “Ada anggota yang pergi meninggalkan kita, tapi ada juga yang datang bergabung. Organisasi ini akan terus berkembang, apalagi mereka tahu manfaatnya bergabung,” katanya.

Mashoed juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak yang telah memberikan dukungan, fasilitas kepada IKP4 Jatim RESTU. Tidak semua pemda melakukan hal seperti ini yang dilakukan Gubernur dan Wagub Jatim.

“Atas nama IKP4 Jatim RESTU saya ucapkan terima kasih kepada Bu Khofifah dan Pak Emil atas segala bantuannya kepada kami selama ini,” katanya.

Penampilan line dance (kiri) dan paduan suara.

Sementara Wakil Ketua I IKP4 Jatim RESTU, Kurtini mengatakan keberadaan IKP4 RESTU selain untuk wadah ngumpul para pensiunan, juga ada kegiatan yang bermanfaat bagi mereka. Mulai kegiatan olaharaga untuk menjaga kebugaran anggota. Juga ada kegiatan seni budaya, hingga keagamaan.

“Merayakan usia IKP4 Jatim RESTU yang ke-41 ini ada 250 anggota yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya bisa hadir, mereka sebelumnya olahraga sebelum menggelar syukuran dan doa bersama,” kata mantan Sekda Bangkalan ini.

Memeriahkan ultahnya yang ke-41, sejumlah pensiunan mewakili masing-masing UK (Unit Kegiatan) unjuk kebolehan. Ada yang menari  tradisional Jawa, Gambyong. Ada yang berline dance hingga nyanyi bersama. Suasana makin meriah, saat atraksi berlangsung, para pensiunan lainnya memberikan dukungan, bahkan mereka tak tak mau kalah ikut bernyanyi dan menari. nti

 

 

Pos terkait