wartadigital.id
Headline Nasional

Tewasnya 6 Laskar FPI, Tiga Anggota Polda Metro Jaya Berpotensi Jadi Tersangka

Dok WD
Rekonstruksi kasus penembakan 6 laskar FPI beberapa bulan lalu.

JAKARTA (wartadigital.id)  – Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyampaikan bahwa pihaknya telah melihat ada unsur dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh tiga personel Polda Metro Jaya dalam peristiwa tewasnya enam orang laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek, KM 50 Karawang, Jawa Barat. “Masih dalam proses, dugaan tersangka sudah ada,” kata Agus saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (4/3).

Namun sebelum menetapkan tiga tersangka, Agus mengatakan jajarannya lebih dahulu melakukan koordinasi dengan Kejaksaan guna melengkapi konstruksi sangkaan pasal atau landasan hukumnya. Di samping nantinya Kejaksaan bakal melanjutkan proses setelah penetapan tersangka dan berkas dinyatakan lengkap. “Masih mengonstruksikan kasus agar sama dengan Kejaksaan yang nantinya akan melanjutkan prosesnya,” tandas Agus.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, tiga anggota Polda Metro Jaya berstatus sebagai terlapor dalam kasus tindak pidana pembunuhan enam anggota Laskar FPI di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Ke enam laskar FPI itu tewas tertembak lantaran dituduh melakukan penyerangan terhadap anggota Polda Metro Jaya. Dugaan penyerangan itu terjadi saat anggota kepolisian tengah melakukan penguntitan terhadap eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab yang ketika itu tengah terseret kasus pelanggaran protokol kesehatan.

Ketiga anggota Polda Metro Jaya itu menjadi terlapor dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi dari Komnas HAM yakni dugaan adanya unlawfull killing alias pembunuhan di luar proses hukum. “Rekomendasi dan temuan Komnas HAM, kami sudah jalankan. Saat ini masih terus berproses,” pungkas Argo. set, rmo

Related posts

Antrean di Rumah Sakit Lama, Pemkot Surabaya Siapkan Pemulasaran Jenazah Sendiri

redaksiWD

Walikota Malang Ingatkan Keonaran,  Awasi Ketat PPDB 2021

redaksiWD

Perpanjang PPKM Mikro, Pemkot Malang Tambah Posko di RT/RW

redaksiWD