Uji Coba Vaksin TBC, Jangan Sampai Indonesia Jadi Kelinci Percobaan Bill Gates

Istimewa
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Bill Gates di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (7/5/2025).

JAKARTA (wartadigital.id)  – Pemerintah disarankan berhati-hati dalam menyetujui uji coba vaksin Tuberkulosis (TBC) dari Bill & Melinda Gates Foundation di Indonesia.

Ketua Umum Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) Agung Nugroho, mengingatkan Indonesia sudah memiliki kemampuan riset dan produksi vaksin sendiri melalui PT Bio Farma, yang merupakan produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara.  “Mengapa kita harus terburu-buru menerima uji coba dari luar negeri yang belum jelas risikonya?” tegas Agung lewat keterangan resminya, Kamis (8/5/2025).

Bacaan Lainnya

Agung menyoroti bahwa negara berkembang seperti Indonesia sering dijadikan tempat uji coba karena regulasinya lebih longgar. Namun, jika vaksin berhasil, justru negara maju yang lebih dulu menikmati manfaatnya. “Kita jangan sampai hanya dijadikan kelinci percobaan,” tegas Agung.

Dia menegaskan bahwa vaksin buatan dalam negeri juga terbukti aman dan efektif. Vaksin Covid-19 dari Bio Farma, misalnya, memiliki tingkat efektivitas lebih dari 65 persen dengan distribusi yang efisien di Indonesia.

Ia meminta pemerintah untuk mendukung industri vaksin nasional dan tidak tergiur oleh kerjasama global yang belum tentu menguntungkan rakyat Indonesia. “Jangan biarkan kesehatan rakyat Indonesia dipertaruhkan demi eksperimen global,” pungkas Agung.

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan beban TBC tertinggi di dunia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, setiap tahunnya diperkirakan hampir 100.000 orang meninggal akibat penyakit ini.

Uji Coba di Indonesia

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia bakal menjadi salah satu lokasi uji coba vaksin Tuberkulosis (TBC) yang tengah dikembangkan Bill Gates melalui Gates Foundation. Bill Gates disebut tengah mengembangkan vaksin vaksin TBC untuk dunia. “Beliau sedang kembangkan vaksin TBC untuk dunia, tapi Indonesia akan menjadi salah satu tempat yang akan diuji coba,” kata Prabowo saat memberi sambutan dalam pertemuan bersama Bill Gates di Istana Merdeka, Rabu (7/5/2025).

Prabowo menjelaskan bahwa TBC merupakan masalah serius di Indonesia, dengan korban meninggal mendekati 100 ribu orang setiap tahun. Karena itu, upaya pengembangan vaksin ini dinilai sebagai langkah penting dalam menekan angka kematian dan penyebaran penyakit tersebut di Tanah Air. “Kita mengetahui bahwa TBC memakan korban kita cukup besar yang meninggal hampir 100.000 tiap tahun dan itu tekad kita untuk menurunkan dan beliau menunjukkan komitmen beliau untuk terus membantu kita di bidang itu,” ungkap Prabowo.

Selain vaksin TBC, Prabowo menyebut Bill Gates juga disebut tengah mengembangkan vaksin malaria. “Juga beliau sedang kembangkan vaksin malaria.”

Diketahui sebelumnya, Bill Gates juga telah memberikan bantuan signifikan untuk pengendalian penyakit lain, termasuk polio. “Terutama hal-hal strategic seperti vaksin, vaksin polio, beliau bantuannya Rp 1,3 triliun dan sekarang kita Biofarma salah satu produsen, 2 miliar dosis vaksin tiap tahun dan ini untuk dimanfaatkan 42 negara di seluruh dunia. Dipakai oleh 902 juta orang,” kata Prabowo. rmo, set

Pos terkait