wartadigital.id
Headline Surabaya

Unjuk Karya ke Khalayak, Desain Interior ITS Garap Pameran Virtual

Lorong SPATIAL Virtual Gallery yang menampilkan karya- karya mahasiswa Desain Interior ITS serta profil dosen pembimbingnya.

 

SURABAYA (wartadigital.id) – Menyajikan hasil karya kepada khalayak luas untuk mendapat apresiasi publik merupakan unsur yang tak kalah penting dalam berkarya. Guna mewadahi hal tersebut meski dalam masa pandemi, Departemen Desain Interior Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Manajemen (FDKBD) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengusung terobosan menarik melalui gelaran Pameran Virtual Imersif Karya Desain Interior dan Teknologi.

Berlangsung secara virtual di SPATIAL Virtual Gallery, pameran yang terlaksana berkat kolaborasi antara dosen-dosen Departemen Desain Interior dan Laboratorium Sains & Teknologi Interior ITS ini telah berhasil menarik animo masyarakat dari berbagai kota di Indonesia, bahkan dari berbagai belahan dunia lain.

Kepala Departemen Desain Interior ITS Dr Mahendra Wardhana ST MT mengungkapkan, hingga Selasa (23/2/2021) yang merupakan hari ketiga pelaksanaan pameran, tercatat pengunjung pameran sebanyak 850 orang dari 15 negara. “Ini adalah hal yang menarik, karena pada pameran offline biasanya pengunjung hanya terbatas dari area Surabaya,” ungkapnya.

Pengunjung dapat menyusuri lobi serta lorong SPATIAL Virtual Gallery untuk melihat karya-karya pilihan buatan mahasiswa peserta mata kuliah Desain Interior dan Teknologi beserta potret dosen yang membimbing mereka. “Ada 21 karya mahasiswa yang dipertunjukkan di dalam sana, untuk mata kuliah kali ini objeknya adalah kantor,” papar dosen yang akrab disapa Mahe tersebut.

Karya-karya yang ditampilkan dalam pameran adalah karya yang dinilai memiliki keunggulan terbaik yang telah ditelaah oleh dosen pembimbing dari berbagai sudut pertimbangan. Antara lain meliputi bagaimana analisanya, inovasi desain, konsep yang dihasilkan, serta hasil gambaran karya.

Untuk mengembangkan pameran virtual ini, tim pengembang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Departemen Desain Interior, khususnya partisipan mata kuliah Desain Interior dan Teknologi, membutuhkan waktu selama empat minggu. “Minggu pertama dan kedua digunakan untuk merencanakan galeri virtual serta kurasi karya yang akan dipamerkan,” jelasnya.

Sedangkan pada minggu ketiga, tim melakukan perancangan tampilan dan pengalaman pengguna atau User Interface dan User Experience (UI/UX), grafis serta sistem pameran virtual. Puncaknya pada minggu keempat dilakukan pembuatan pameran, pengunggahan karya, penggabungan elemen desain ke sistem, pengunggahan ke server, serta komisioning pameran virtual.

Bagi Mahe, pelaksanaan pameran virtual ini memberi banyak kebermanfaatan. Selain sebagai pengekspos capaian pendidikan dan pengajaran pada Departemen Desain Interior, pameran ini juga berfungsi sebagai media promosi departemen kepada khalayak luas. “Kegiatan ini juga membuka kesempatan kerja sama dengan pihak lain,” ujarnya.

Ke depannya, Mahe berharap akan terlaksana berbagai pameran virtual yang akan mempertunjukkan luaran dari berbagai mata kuliah serta karya buatan dosen-dosen Departemen Desain Interior ITS untuk pengenalan profil departemen kepada masyarakat luas. “Kami juga akan meningkatkan sistem penyajian karya sehingga lebih menarik lagi nantinya,” tandasnya mengakhiri.

Pameran virtual ini sendiri dapat diakses dengan mudah melalui perangkat desktop maupun gawai masing-masing (disarankan menggunakan komputer) dengan mengakses tautan http://interiorscience.tech/VEIntekno2021/. ttw, zah

 

Related posts

Selain Sembako, Sekolah dan Pelayanan Medis Juga Bakal Dikenakan PPN

redaksiWD

Simak Anjuran Pola Makan bagi Penderita Jantung Koroner saat Lebaran

redaksiWD

Mudahkan Pengusutan KPK, Sri Mulyani Copot Anak Buah Diduga Korupsi

redaksiWD