
JAKARTA (wartadigital.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tiba-tiba memanggil Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh ke Istana Negara, Minggu (18/2/2024). Informasi itu pun dibenarkan Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni. “Benar sekali,” kata Sahroni dikonfirmasi, Minggu (18/2/2024).
Sahroni menjelaskan, Surya Paloh pergi menemui Jokowi di Istana Negara hanya seorang diri. Menurutnya, tak ada elite dari Partai NasDem yang mendampingi pertemuan itu. “Sendirian aja beliau,” ucap Sahroni.
Meski demikian, belum diketahui apa yang akan dibicarakan antara Jokowi dengan Surya Paloh itu. “Belum tahu saya,” tegas Sahroni.
Sebagaimana diketahui, pertemuan ini dilakukan setelah digelarnya pemungutan suara Pemilu 2024, pada 14 Februari 2024. Adapun berdasarkan real count KPU RI, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan meraih suara 57,95 persen.
Sementara, pasangan calon nomor urut 1 yang diusung Partai NasDem yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar meraih suara 24,48 persen. Sementara pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD hanya meraih suara 17,57 persen.
Lebih Dulu Bertemu Anies
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum bertemu Jokowi pada Jumat (16/2/2024) Paloh mengadakan pertemuan dengan calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan.
Anies mengatakan pertemuannya dengan Paloh untuk membahas fakta-fakta terkait pemilu. “Kami diskusi tentang perkembangan dan saling mencocokkan pandangan,” katanya di Jakarta, Jumat (16/2/2024).
Menurut Sahroni, pertemuan itu bersifat silaturahmi yang biasa dilakukan. “Silaturahmi biasa saja,” ujarnya.
Belum diketahui apa pembicaraan antara Paloh dengan Jokowi dalam pertemuan itu. Pertemuan ini ditengarai pertama kali dilakukan Jokowi dengan Paloh usai penyelenggaraan Pemilu 2024. one, ins