wartadigital.id
Headline Manca

Warga Malaysia Gelar Konvoi, Tuntut PM Muhyiddin Yassin Mundur

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin

KUALA LUMPUR (wartadigital.id)  –  Konvoi mobil berbendera hitam meramaikan ruas-ruas jalan di Malaysia, Sabtu (24/7). Para pengendara menuntut Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengundurkan diri karena dianggap gagal menangani pandemi Covid-19.

Konvoi ini merupakan bagian dari aksi #Lawan yang rencananya digelar 31 Juli. Ini diprakarsai sejumlah koalisi masyarakat seperti Sekretariat Solidariti Rakyat (SSR) dan Demokrat Kebangsaan. “Konvoi #Lawan dengan Sekretariat Solidariti Rakyat (SRR). Ayo turun beramai-ramai pada hari ini, Sabtu jam 3.00 sore, dengan menggunakan kendaraan Anda,” tulis akun @demokrat_my melalui Twitter.

Menurut media setempat Malay Mail, konvoi ini akan dilakukan secara nasional di beberapa titik di setiap negara bagian. Warga yang terlibat akan membawa bendera hitam.

Malay Mail melaporkan bahwa konvoi kendaraan itu terlihat di ruas-ruas jalan di berbagai penjuru Malaysia sejak Sabtu siang. Di Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, sekitar 10 mobil terlihat berjalan beriringan selama satu jam dari Menara UOA di Bangsar Utama menuju sejumlah lokasi terkenal, seperti Masjid Jamek, Brickfields, KL Sentral, dan Jalan Syed Putra. Kebanyakan mobil ditumpangi satu orang yang mengibarkan bendera hitam sembari membunyikan klakson.

Dua mobil patroli polisi terlihat membuntuti mereka untuk mencegah kemacetan. Mereka pun meminta konvoi bubar setelah menyelesaikan perjalanan di Bangsar sekitar pukul 12.15.

“Kepolisian sangat baik dan membantu. Mereka membimbing kami dan tak ada provokasi dari siapa pun,” ujar Mohd Asraf Sharafi selaku juru bicara koalisi masyarakat penggagas aksi ini, Sekretariat Solidariti Rakyat (SSR) kepada Free Malaysia Today.

Selain di Kuala Lumpur, konvoi serupa juga digelar di beberapa kawasan lain, seperti Johor, Kedah, Melaka,Penang, Pahang, Sabah, Kucing, Sarawak, Perak, dan Selangor.

Mohd Asraf Sharafi selaku juru bicara koalisi masyarakat penggagas aksi ini, Sekretariat Solidariti Rakyat (SSR), mengatakan bahwa mereka memang tak menargetkan terlalu banyak kendaraan.

Menurutnya, konvoi hari ini hanya sebagai pemanasan menuju aksi puncak mereka bertajuk #Lawan yang akan digelar pada 31 Juli mendatang. “Kami sedang pemanasan menuju aksi 31 Juli. Malam ini, kami akan mengumumkan lokasi aksi tersebut,” ucap Asraf kepada Malay Mail.

Dalam aksi puncak itu, SSR akan kembali menyuarakan serangkaian tuntutan mereka, salah satunya agar Muhyiddin Yassin mundur dari kursi perdana menteri karena dianggap gagal menangani pandemi Covid-19.  Selain itu mereka juga meminta parlemen melakukan sidang penuh. Kemudian meminta moratorium pinjaman bank diberikan otomatis ke seluruh peminjam.

“Alasan di balik pertemuan yang dimaksudkan adalah sikap mereka bahwa pemerintah Perikatan Nasional tidak memiliki kredibilitas untuk memikul tanggung jawab untuk mengarahkan negara keluar dari pandemi Covid-19. Termasuk menyembuhkan ekonomi dan masyarakat dari kehidupan dan penghidupan,” tulis media itu lagi menjelaskan konvoi yang dilakukan.

Saat ini, Malaysia memang sedang terus mengalami lonjakan Covid-19.  Malaysia melaporkan sebanyak 15.573 kasus Covid-19 baru pada Jumat (23/7/2021). Ini menjadi rekor terbaru karena melampaui rekor tertinggi sebelumnya. Selangor dan Kuala Lumpur menjadi wilayah dengan kasus terbanyak 7.672 kasus harian baru dan 2.063. Kematian Covid-19 kemarin tercatat 144 orang.

Ini menjadikan kasus Covid-19 total di negeri itu berjumlah 980.491, sejak corona mewabah di 2020. Sementara kematian secara akumulatif berjumlah 7.718. cik, cnn, mym

Related posts

Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Walikota Surabaya

redaksiWD

DPRD Sampang Gelar Rapat Paripurna Nota Penjelasan Bupati Terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun 2021

redaksiWD

Pemerintah Resmi Berlakukan PPKM Darurat 3-20 Juli di Jawa-Bali

redaksiWD