wartadigital.id
Nasional

Wujud Hadir untuk Jemaah, Kemenag Sebut Petugas Haji Wajib Pakai Seragam

Kadaker memimpin apel Daker Makkah

MAKKAH (wartadigital.id) — Seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi wajib menggunakan atribut seragam lengkap selama berada di tanah suci. Ini merupakan wujud kehadiran serta kesediaan petugas untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji.

Penegasan ini disampaikan Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Khalilurahman saat memimpin Apel Petugas Daker Makkah di Makkah. “Wajib bagi seluruh petugas untuk menggunakan atribut seragam lengkap selama ada di tanah suci. Bahkan nanti saat ada di Muzdalifah dan Mina,” ujar Kadaker Khalilurahman, Sabtu (18/5/2024).

“Ini penting. Ini bukti kesediaan kita untuk bisa melayani jemaah. Jika dibandingkan jumlah jemaah yang 241 ribu, jumlah petugas yang 4.200 ini tidak sebanding. Jadi pastikan agar jemaah mudah mengenali kita, dengan seragam ini,” tutur Khalilurahman.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir bila mengetahui ada petugas yang tidak mengenakan seragam selama di Makkah. “Tata niat sejak sekarang, bahwa kita ada di sini untuk melayani jemaah. Buktinya itu dengan kesediaan kita mengenakan seragam ini,” kata Khalil.

“Jangan mementingkan ibadahnya sendiri. Ibadah kita adalah pelayanan bagi jemaah. Khidmah dan kasih sayang kita kepada jemaah yang Insyaallah akan mengantarkan kita menuju mabrur,” tegasnya.

Operasional haji di Kota Makkah akan dimulai pada 20 Mei 2024, usai kedatangan jemaah haji gelombang I dari Madinah. Saat ini sejumlah persiapan telah dilakukan, mulai pengecekan akomodasi, penyiapan bus shalawat, konsumsi, hingga penyiapan pendampingan ibadah.

“InsyaAllah kita siap menerima jemaah. Mari kita berikan upaya maksimal kita untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah,” lanjut Khalil. kmg, jat

Related posts

Kemendikbud Ubah Skema KIP Kuliah 2021, Biaya Pendidikan dan Hidup Lebih Tinggi

redaksiWD

PPKM Level 3 Nasional Saat Nataru Batal, PKS Sebut Pemerintah Membingungkan

redaksiWD

Survei Litbang Kompas, Masyarakat Semakin Tak Puas Terhadap Kinerja Pemerintah Jokowi-Maruf Amien

redaksiWD