
LUMAJANG (wartadigital.id) – Sebanyak 61 warga lanjut usia (lansia) produktif di Kecamatan Tempursari, termasuk dari Desa Pundungsari, menerima Bantuan Atensi (Asistensi Rehabilitasi Sosial) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Bantuan disalurkan melalui Sentra Mahatmiya Bali bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Lumajang.
Penyaluran berlangsung di Balai Desa Pundungsari, pada Senin–Selasa, 1–2 Desember 2025, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai dengan tertib.
Bantuan Atensi ini merupakan tindak lanjut dari asesmen serta pengajuan Bantuan Kewirausahaan untuk lansia produktif yang diajukan sebelumnya. Jenis bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan usaha masing-masing penerima, meliputi:
1. Kewirausahaan Ternak: ternak kambing, ternak ayam, bebek petelur
2. Kewirausahaan Perdagangan: bantuan modal dan sarana untuk usaha toko sembako
3. Pemenuhan Hidup Layak (PHL): paket isi kamar nutrisi bagi lansia dengan kebutuhan dukungan kesehatan dan gizi
Jenis bantuan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian lansia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Pundungsari, Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, program Atensi sangat relevan dalam mendukung lansia agar tetap produktif di usia senja.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Pundungsari mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemensos RI, khususnya Sentra Mahatmiya Bali, serta Dinas Sosial Lumajang. Bantuan ini sangat berarti bagi para lansia, agar mereka tetap semangat berwirausaha dan terpenuhi kebutuhan nutrisinya,” ujar Mulyadi saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, khusus Desa Pundungsari, sebagian besar warganya menerima bantuan PHL Isi Kamar Nutrisi dan paket KWU Ternak Ayam.
“Kami berharap bantuan ini digunakan tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan para penerima,” tambahnya.
Program Atensi dari Kemensos merupakan bentuk perhatian pemerintah bagi kelompok rentan untuk dapat tetap aktif, sehat, dan mandiri secara ekonomi. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan dari pendamping sosial dan pemerintah desa, bantuan ini diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang. uja, mcl