
MADIUN (wartadigital.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) melakukan studi tiru tentang efisiensi anggaran dan program prioritas pembangunan daerah di Kota Madiun, selama dua hari, 28-29 April 2024.
Rombongan dari Pemkab Probolinggo yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, SSos, MSi ini diikuti oleh sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Kehadiran Pj Bupati Ugas dan rombongan ini disambut oleh Walikota Madiun Maidi dan Wakil Walikota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri bersama sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun di Balai Kota Madiun, Minggu (28/4/2024).
Walikota Madiun Maidi menyampaikan hari ini adalah hari yang teristimewa karena hari terakhirnya menjabat sebagai Walikota Madiun periode 2019-2024. Sebab besok harinya akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Walikota Madiun.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Semoga Kabupaten Probolinggo dan Kota Madiun bisa saling bekerja sama ke depannya dan bisa saling berbagi pengalaman dalam rangka menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Walikota Maidi, hari ini adalah suatu kebanggaan bagi semuanya karena memang di Kota Madiun sedang melaksanakan pesta rakyat untuk melepas masa kepemimpinan Walikota Madiun. “Selama ini kami terus berupaya bagaimana mengubah daerah yang kumuh menjadi satu objek wisata buatan yang membuat perekonomian ini menjadi berkembang,” tutur dia.
Sementara Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan studi tiru di Kota Madiun ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antara Kabupaten Probolinggo dengan Kota Madiun.
“Selain itu, Kabupaten Probolinggo ingin meniru perkembangan, kepesatan dan kemajuan yang dilakukan oleh Kota Madiun sehingga bisa meningkatkan PAD, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Menurut Pj Bupati Ugas, pihaknya juga ingin melihat obek wisata buatan yang bisa dijadikan ikon-ikon di suatu kota sehingga kota tersebut memiliki ciri khas yang mudah diingat oleh masyarakat.
“Harapannya kita bisa belajar dari Kota Madiun dan hari ini para pimpinan Perangkat Daerah memang benar-benar belajar untuk mengembangkan hal yang sama di Kabupaten Probolinggo khususnya di pengembangan Kota Kraksaan,” kata dia.
Pj Bupati Ugas menerangkan saat ini pihaknya dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam pengelolaan anggaran. Tantangan tersebut tidaklah mudah, namun harus mampu menemukan solusi yang efektif dan menjaga keuangan daerah tetap efisien.
“Efisiensi anggaran merupakan pondasi penting dari pembangunan daerah yang berkelanjutan dan memastikan bahwa layanan yang kami berikan kepada masyarakat tetap bermutu,” terangnya.
Menurut Pj Bupati Ugas, pihaknya juga membahas tentang program prioritas pembangunan daerah. Program-program ini didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat dan berfokus pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lingkungan. “Dengan demikian, kami dapat memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil adalah untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat,” kata dia.
Selain pembangunan infrastruktur, terang Pj Bupati Ugas, pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga tetap menjadi fokus utama. Pihaknya akan terus memberikan pelatihan, pendampingan dan akses ke pasar yang lebih luas bagi UMKM agar mereka dapat tumbuh dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
“Selain itu, pemerintah daerah juga memiliki peran yang signifikan dalam memastikan bahwa perusahaan-perusahaan di daerah kita turut serta dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui kerjasama antara pemerintah daerah dan perusahaan, harapannya dapat mewujudkan berbagai proyek pembangunan yang bermanfaat bagi Masyarakat,” terangnya.
Dengan adanya studi tiru ini, Pj Bupati Ugas berharap dapat mengadaptasi praktik efisiensi anggaran dan program pembangunan daerah di Kota Madiun yang telah terealisasi dengan baik.
“Saya ingin mengajak kita semua untuk terus bekerja sama dengan tekun dan cerdas. bersama-sama, kita akan melangkah maju, menghadapi tantangan dan mencapai tujuan kita untuk mewujudkan pemerintahan yang efisien, berkelanjutan dan responsif,” ujar dia. adi, oli





