
PROBOLINGGO (wartadigital.id) – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo secara simbolis menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT-DBHCHT) bagi buruh tani tembakau di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Rabu (9/10/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono, Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto, Camat Kraksaan Puja Kurniawan serta Forkopimka Kraksaan.
Dalam kesempatan tersebut diserahkan secara simbolis BLT-DBHCHT kepada perwakilan buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau untuk periode bulan Agustus hingga Oktober 2024.
Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto menyampaikan penyerahan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 215 Tahun 2021 tentang penggunaan, pemantauan dan evaluasi DBHCHT. Program bantuan sosial ini dalam mendukung masyarakat yang tergantung pada sektor tembakau.
“Jumlah penerima BLT-DBHCHT di Kecamatan Kraksaan mencapai 1.190 KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Buruh pabrik rokok yang memenuhi kriteria berjumlah 6.132 orang dan buruh tani tembakau mencapai 16.620 orang dengan masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 900.000 untuk tiga bulan ke depan,” ujarnya.
Sementara Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan BLT-DBHCHT merupakan upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi daerah. Sekaligus memberikan rasa keadilan dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Sebagai kabupaten penghasil tembakau dengan beberapa pabrik rokok, adalah kewajiban pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi buruh pabrik dan buruh tani yang memenuhi kriteria,” katanya.
Menurut Hary, total dana yang digelontorkan untuk bantuan ini mencapai Rp 13.494.600.000 yang akan disalurkan kepada 14.994 penerima di 14 kecamatan penghasil tembakau. Penyaluran bantuan ini akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia Cabang Probolinggo yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses distribusi.
“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap penerima dapat memanfaatkannya sebagai bantalan sosial untuk menstabilkan ekonomi keluarga dan mengurangi dampak inflasi,” kata dia. oli, kim


