
PROBOLINGGO (wartadigital.id) – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melakukan kerja bakti pembersihan material longsoran secara manual di Dusun Sumber Kampung RT 08 RW 03 Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, Minggu (24/11/2024).
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk personil BPBD Kabupaten Probolinggo, Agen PB Jatim, Polsek Tiris, Pemerintah Desa Andungbiru serta warga Desa Andungbiru.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan longsor yang terjadi di lokasi tersebut disebabkan oleh hujan ringan hingga deras disertai angin yang melanda wilayah Kecamatan Tiris.
“Peristiwa longsor tersebut mengakibatkan material tanah menutupi teras rumah milik seorang warga, Buhari. Diperkirakan, tinggi longsoran mencapai sekitar 8 meter dengan panjang 30 meter,” katanya.
Beruntung, jelas Oemar, kejadian ini tidak mengakibatkan korban jiwa. Meskipun demikian, kegiatan pembersihan material longsoran tetap dilaksanakan dengan serius untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga. “Tim TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan warga setempat untuk mengangkat material longsoran yang menutupi area rumah dan jalan,” jelasnya.
Selain melakukan kerja bakti, BPBD Kabupaten Probolinggo juga memberikan bantuan berupa satu kotak hygien kit, 200 biji glangsi, satu buah terpal, satu paket sandang serta dua pacul dan dua sekrup untuk membantu proses pembersihan dan pemulihan.
Oemar mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan longsor untuk tetap waspada mengingat musim hujan yang diperkirakan masih berlangsung. Masyarakat diminta untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal potensi longsor, seperti adanya retakan pada tanah atau longsoran kecil yang jatuh dari tebing.
“Utamakan keselamatan diri dan keluarga. Jika menemukan tanda-tanda tersebut, segera laporkan kepada aparat setempat untuk segera dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata dia.
Menurut Oemar, Pusdalops BPBD Kabupaten Probolinggo telah melakukan koordinasi dengan relawan setempat dan TRC PB segera mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan kerja bakti bersama warga. Diharapkan dengan sinergi antara masyarakat dan aparat, kejadian bencana dapat ditanggulangi dengan lebih cepat dan efektif.
“Sebagai langkah pencegahan, BPBD juga mengingatkan agar masyarakat selalu memonitor kondisi sekitar, terutama pada saat hujan deras untuk menghindari dampak yang lebih besar. Keberadaan longsoran dan retakan tanah di sekitar tebing dapat menjadi indikator penting yang perlu diwaspadai,” tuturnya. oli, ins


