Perkuat Kekompakan di Bulan Ramadan, Paguyuban Kampung Pesilat Bajulan Berbagi Takjil

Ratusan paket takjil dibagikan menjelang waktu berbuka puasa

MADIUN (wartadigital.id) – Paguyuban Kampung Pesilat di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, berperan aktif mewujudkan Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia yang kondusif melalui aksi sosial, berbagi takjil di bulan Ramadan 1447 H/2026 M, Sabtu (28/2/2026).

Kolaborasi antarperguruan ini bertujuan untuk memerkuat persaudaraan, mengubah pola pikir, dan menjaga keamanan wilayah. Kegiatan sosial dipusatkan di simpang tiga Desa Bajulan dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat serta para pengguna jalan yang melintas. Ratusan paket takjil dibagikan menjelang waktu berbuka puasa.

Bacaan Lainnya

Anggota perguruan pencak silat yang tergabung dalam Paguyuban Kampung Pesilat Desa Bajulan tampak kompak dan saling bekerja sama dalam membagikan takjil. Perguruan tersebut meliputi Persaudaraan Setia-Hati Winongo Tunas Muda, Persaudaraan Setia Hati Terate, Persaudaraan Sehati (Persati), IKS.PI Kera Sakti, Porsigal, dan Pagar Nusa.

Ketua panitia kegiatan, Aris Setyawan, mengatakan, pembagian takjil merupakan agenda kebersamaan yang rutin dilakukan untuk menumbuhkan rasa persaudaraan antarpesilat sekaligus berbagi dengan masyarakat.

“Hari ini kegiatannya adalah pembagian takjil dari Kampung Pesilat Desa Bajulan,” ujar Aris saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, jumlah takjil yang dibagikan mencapai sekitar 700 paket. “Kisaran 700-an. Rinciannya sekitar 500 paket snack dan 200 berupa minuman es tebu,” jelasnya.

Kebersamaan rutin dilakukan untuk menumbuhkan rasa persaudaraan antarpesilat sekaligus berbagi dengan masyarakat

Aris juga menyampaikan, di Desa Bajulan terdapat enam perguruan pencak silat yang seluruhnya tergabung dalam paguyuban. Kelima perguruan tersebut aktif berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana memperkuat persatuan.

“Harapan ke depannya kita semakin kompak, tidak ada pembeda. Kita harus selalu bersatu,” kata dia.

Melalui kegiatan berbagi takjil di bulan Ramadan ini, Paguyuban Kampung Pesilat Desa Bajulan menunjukkan bahwa perbedaan perguruan bukanlah penghalang untuk bersatu dalam kebersamaan dan kepedulian sosial. adi

Pos terkait