
SUMENEP (wartadigital.id) – Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat terkait insiden terbakarnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2, di perairan utara Pulau Sapudi.
Pemerintah daerah setelah mendapat informasi peristiwa terbakarnya KMP itu, melalui jajarannya melakukan langkah koordinasi dan menyiapkan berbagai kebutuhan, untuk membantu penanganan para penumpang kapal yang terdampak musibah.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, seluruh perangkat daerah agar sigap dalam memberikan pelayanan dan dukungan, terutama dalam proses penanganan korban yang dipusatkan di Pelabuhan Kalianget.
Berbagai persiapan dilakukan, mulai dari kesiapan tempat penanganan, tenaga medis, hingga koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan para penumpang mendapatkan pelayanan yang maksimal setelah kejadian itu.
“Keselamatan dan kebutuhan para penumpang menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan seluruh jajaran siap memberikan bantuan keperluan, serta kebutuhan para penumpang KMP Mutiara Sentosa 2,” kata Bupati, Minggu (2/8/2027).
Pemerintah daerah sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap para penumpang kapal yang terdampak, telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk armada ambulans dan tenaga medis di Pelabuhan Kalianget.
“Kesiapan ambulans dan tenaga kesehatan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar para penumpang yang tiba di Pelabuhan Kalianget bisa segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan apabila mengalami gangguan kesehatan maupun membutuhkan layanan medis lanjutan,” ujarnya.
Ia menyatakan, pemerintah daerah berkoordinasi dengan instansi terkait, baik unsur pelabuhan, aparat keamanan, maupun tim penanganan bencana, untuk memastikan seluruh proses berjalan secara optimal.
“Kami berkomitmen hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang mengalami musibah, dengan bergerak cepat dan memastikan kebutuhan para penumpang, termasuk layanan kesehatan secara optimal,” kata Bupati. ume





