Bromo Marathon 2025: Kembali Digelar di Tosari, Wabup Gus Shobih Apresiasi Kolaborasi Penyelenggaraan

International Bromo Marathon kembali digelar di Kecamatan Tosari dan diikuti 2.234 pelari, baik dari dalam maupun luar negeri

PASURUAN (wartadigital.id) – Hadir perdana dalam perhelatan Bromo Marathon 2025, Gus Shobih demikian biasanya Wakil Bupati Pasuruan disapa mengacungi jempol sinergi kolaborasi yang terjalin baik. Baik pihak penyelenggara, perbankan maupun masyarakat, semuanya memiliki peran besar. Sehingga tidaklah mengherankan jika lomba lari kelas internasional itu kembali sukses digelar tahun ini.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan merasa terbantu dengan even olahraga yang digelar ke-12 kalinya tersebut. Seraya berharap agar dalam kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang akan memberikan nilai keekonomian lebih. Khususnya bagi masyarakat Kecamatan Tosari.

Bacaan Lainnya

“Ke depan, kami berharap Bromo Marathon akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan. Tidak hanya membantu promosi potensi pariwisata Bromo dan sekitarnya saja. Tetapi juga mengenalkan produk unggulan UMKM/IKM dan potensi daerah lainnya,” tuturnya bersemangat.

Wabup Gus Shobih mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan agar lebih aktif lagi dalam meramaikannya. Baik dari Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi, Disperindag maupun instansi terkait lainnya.

“Para peserta yang saya banggakan, selamat pagi, salam sehat. Pada kesempatan pagi hari ini, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengucapkan terimakasih. Terutama kepada penyelenggara, jajaran BI, Bank Jatim. Kami juga berterimakasih kepada seluruh pelari Bromo Marathon 2025. Mudah-mudahan wisata yang ada di Kabupaten Pasuruan akan semakin dikenal. Baik di tanah air sendiri maupun mancanegara,” tuturnya.

Sementara itu, CEO & Founder Plataran Indonesia, Yozua Makes menyatakan komitmennya untuk melanjutkan kemitraan lintas lini secara kontinyu. Saling menciptakan simbiosis mutualisme banyak pihak adalah muaranya.

“Bagi kami, Bromo Marathon adalah kolaborasi Pemerintah Daerah, Bank Daerah dan swasta. Kita bertekad bukan saja rutin dilaksanakan tiap tahunnya. Tapi untuk memastikan, level Bromo Marathon akan naik terus sebagai event lomba lari berskala internasional,” ucapnya.

Seperti diketahui, International Bromo Marathon kembali digelar di Kecamatan Tosari. Tahun ini diikuti oleh 2.234 pelari, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang banyak berdatangan dari 21 negara. Di antaranya, Australia, Belgia, Brunei Darussalam, Kanada, China, Denmark, Prancis, Jerman dan India.

Dilaksanakan pada Minggu (7/9/2025), keseluruhan peserta diberangkatkan dari titik start di Plataran Bromo, Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari.

Pantauan di lapangan, peserta maupun puluhan awak media memadati lokasi acara sedari pukul 5 pagi. Suasana semakin atraktif dan meriah dengan penampilan kesenian tradisional khas masyarakat Tengger, tari Bale Ganjur dan seni Bantengan yang mengiringi selama kegiatan berlangsung.

Keseruan suasana kian bertambah dengan beragam produk UMKM yang tertata berjajar rapi di lokasi acara. Sebut saja aneka produk kriya seperti tas kulit dan batik tulis khas Tengger. Tidak lupa bermacam makanan dan minuman menggugah selera. Kehadirannya di deretan stan yang telah disediakan oleh Bank Jatim tersebut semakin menggenapi kemeriahan acara.

Dalam perhelatan lomba lari lintas negara tahun ini ada lima kategori yang dilombakan. Masing-masing, Full Marathon (42 Km), Half Marathon Bromo (21 Km), Course 10 Km, Course 5 Km dan Kids Category (2,5 Km).

Eksotika panorama pegunungan yang hijau menghampar di sepanjang rute merupakan nilai jual dan keunikan tersendiri yang menjadi pembeda dari event lomba lari serupa. Belum lagi kondisi jalan berkelok di setiap tikungan dan elevasi medan yang bervariasi mulai 1.950-2.750 mdpl, membuat International Bromo Marathon menyuguhkan tantangan dan sensasi tersendiri. sur, ins

Pos terkait