
MALANG (wartadigital.id) – Ribuan anak didik taman kanak-kanak tampil penuh semangat dalam acara Gebyar Tari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Ulang Tahun ke-76 IGTKI-PGRI Kabupaten Malang.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Malang, Drs HM Sanusi, MM, di halaman luar Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (30/5/2026).
Turut mendampingi Bupati Malang dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Malang Dra Hj Lathifah Shohib, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr Ir Budiar Anwar, MSi., jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Malang beserta seluruh pengurus.
Bupati Malang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh keceriaan tersebut.
“Gebyar Tari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam rangka Hardiknas dan HUT ke-76 IGTKI-PGRI hari ini berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan. Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter bangsa. Dari ruang-ruang TK yang penuh warna, tawa, dan lagu-lagu ceria, sesungguhnya sedang dibangun masa depan Indonesia,” ujar Bupati Malang.
Bupati Malang menegaskan, para guru taman kanak-kanak memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak usia dini. Menurutnya, melalui tangan para pendidik, benih-benih akhlak mulia, kedisiplinan, kreativitas, dan rasa percaya diri mulai tumbuh dan berkembang.
Bupati Malang juga mengapresiasi penampilan tari yang dibawakan para peserta. Namun lebih dari sekadar kekompakan gerakan, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan nilai-nilai positif melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.
Lebih lanjut, Bupati Malang mengingatkan, momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat harus berjalan beriringan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Bila langkah kita selaras, maka akan tercipta harmoni besar untuk melahirkan generasi emas Indonesia. Karena itu, kegiatan seperti ini hendaknya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang tumbuh kreativitas anak, penguatan karakter, sekaligus mempererat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat,” imbuhnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Malang menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar IGTKI-PGRI Kabupaten Malang yang selama ini konsisten menjadi garda terdepan dalam mendidik generasi bangsa dengan penuh kesabaran dan ketulusan. mar





