Jazz Traffic Festival 2024: Petualangan Musik, Piknik, dan Romansa

Penampilan spektakuler dari belasan artis pada hari pertama, Sabtu (14/9/2024)

SURABAYA (wartadigital.id) – Hari kedua Jazz Traffic Festival 2024 pada Minggu (15/9/2024), siap membawa penonton menikmati suasana piknik dan menghabiskan sore yang tak terlupakan.

Setelah penampilan spektakuler dari belasan artis pada hari pertama, Sabtu (14/9/2024), yang sukses mengobati kerinduan penikmat jazz, penonton kini bersiap untuk kembali merasakan pengalaman luar biasa tersebut.

Bacaan Lainnya

Kemarin, NonaRia membawa penonton bernostalgia dengan lagu-lagu klasik menjelang senja, dilanjutkan dengan malam penuh cinta bersama Tompi. Kahitna berhasil memukau dengan “Soulmate” dan “Cerita Cinta,” sebelum The Changcuters menutup malam dengan memboyong penonton dalam perjalanan musik ke London.

Hari ini, Jazz Traffic Festival 2024 masih menyimpan banyak kejutan. Dere akan membawa penonton berkeliling Kota, Yovie & Nuno siap mengajarkan tentang “Menjaga Hati,” dan Maliq & D’Essentials menghadirkan panggung romantis yang tak terlupakan. Tidak ketinggalan penampilan dari Vina Panduwinata, Mocca, dan banyak lainnya.

Selain penampilan luar biasa, festival ini juga menawarkan empat stage yang siap menyempurnakan kenangan para penonton. MLDSPOT Stage di area outdoor tetap menjadi salah satu spot terbaik untuk menikmati sore di Grand City Mall Surabaya.

Stage Bus menghadirkan suasana piknik unik, di mana penonton dapat duduk di bean bag sambil menikmati musik dari atas food truck. Sementara itu, dua stage indoor, BRImo Stage dan Stage Freeport Indonesia, akan menyuguhkan konser megah dan paling istimewa yang tak boleh dilewatkan.

Jazz Traffic sendiri awalnya adalah program siaran di Radio Suara Surabaya yang sudah mengudara sejak tahun 1983. Bahkan, Bubi Chen sang virtuoso musik jazz internasional dari Surabaya pernah terlibat dalam siaran Jazz Traffic sejak tahun 1985 sampai akhir hayatnya pada tahun 2012.

Saat ini, siaran Jazz Traffic tidak hanya memperdengarkan komposisi-komposisi jazz, tapi juga mengenalkan sub genre Jazz Tradisional, Free Jazz, hingga Jazz Kontemporer. Selama mengudara, Jazz Traffic telah membentuk komunitas-komunitas jazz yang solid, tidak hanya di Kota Surabaya, tapi juga kota-kota lain di Indonesia.

Program Jazz Traffic yang dibidani Errol Jonathans ini, lantas diabadikan dalam sebuah acara live performance para musisi jazz Indonesia bertajuk Jazz Traffic Festival (JTF). Jazz Traffic Festival digelar pertama kali pada 27-28 Nopember 2011 di Grand City Surabaya. Jazz Traffic Festival 2024 ini merupakan gelaran ke-11 kalinya. jtm, miu

Pos terkait