
SURABAYA (wartadigital.id) – Tim Persebaya Surabaya tampil trengginas di hadapan pendukung sendiri setelah membungkam PSBS Biak dengan skor telak 4-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026) sore.
Di babak pertama Persebaya masih harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi PSBS Biak. Sejak peluit kick-off dibunyikan, Bajul Ijo langsung mengambil inisiatif serangan.
Bahkan, peluang pertama sudah tercipta di menit kedua melalui skema sepak pojok yang sempat memicu kemelut di depan gawang PSBS Biak.
Tekanan terus dilancarkan. Pada menit keenam, Milos Raickovic nyaris membuka keunggulan lewat sepakan jarak jauh. Namun, bola hanya melintas tipis di sisi gawang lawan.
Dominasi Persebaya berlanjut. Menit ke-12, peluang emas didapat Gali Freitas dari jarak dekat. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan kiper PSBS Biak yang tampil sigap di bawah mistar.
Toni Firmansyah turut mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh. Akan tetapi, upayanya kembali digagalkan penjaga gawang tim berjuluk Badai Pasifik tersebut.
PSBS Biak tidak hanya bertahan. Pada menit ke-25, mereka hampir mencuri gol melalui situasi di depan gawang. Beruntung bagi Persebaya, peluang itu terhenti setelah penyerang lawan melakukan pelanggaran terhadap Andhika Ramadhani.

Memasuki menit ke-30, pertandingan berjalan semakin ketat. Kedua tim sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan yang tampil disiplin dan terorganisir.
Semenit berselang, Andhika Ramadhani menunjukkan refleks gemilang. Ia berhasil menggagalkan peluang emas PSBS Biak dan menjaga gawang Persebaya tetap aman.
Memasuki menit ke-35, rapatnya lini belakang PSBS Biak mulai membuat Persebaya frustrasi. Sejumlah upaya yang dibangun dari lini tengah kerap kandas sebelum mencapai area berbahaya.
Milos kembali mendapatkan peluang emas jelang akhir babak pertama. Namun, sepakan terarahnya lagi-lagi mampu dimentahkan kiper lawan.
Tambahan waktu tiga menit di penghujung babak pertama diwarnai jual beli serangan. Meski begitu, hingga peluit turun minum dibunyikan, skor tetap bertahan 0-0.
Selepas jeda, Bajul Ijo langsung mengambil alih permainan. Masuknya Bruno Moreira dan Malik Risaldi menggantikan Catur Pamungkas serta Gali Freitas menghadirkan energi baru yang membuat serangan Persebaya jauh lebih hidup.
Baru beberapa menit babak kedua berjalan, peluang emas langsung tercipta. Umpan terukur Francisco Rivera sukses menemukan Bruno Moreira. Namun, penyelesaian akhir sang kapten masih mampu diamankan kiper PSBS Biak.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-53. Milos Raickovic melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras tanpa mampu dihentikan penjaga gawang. Persebaya unggul 1-0.
Empat menit berselang, Malik Risaldi hampir menggandakan keunggulan. Ia sudah berada dalam posisi bebas, tetapi sepakannya justru melebar tipis di sisi gawang.
Tekanan terus berlanjut. Menit ke-61, Rivera nyaris menambah gol lewat sundulan dari jarak dekat. Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar.
Persebaya akhirnya benar-benar menjauh pada menit ke-68. Milos kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah dengan jeli menyambut umpan matang dari Malik Risaldi. Skor berubah menjadi 2-0.
Dominasi tuan rumah semakin tak terbendung. Menit ke-75, Rivera ikut mencatatkan gol setelah memanfaatkan umpan Bruno Paraiba. Dengan penyelesaian tenang, ia membawa Persebaya unggul 3-0.
Tujuh menit kemudian, Rivera kembali menunjukkan ketajamannya. Menerima umpan dari Bruno Moreira, ia sukses mencetak gol kedua sekaligus memastikan keunggulan 4-0 bagi Bajul Ijo.
Meski sudah unggul jauh, Persebaya tidak menurunkan intensitas serangan. Menit ke-85, Bruno Paraiba hampir menambah gol, namun sepakannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan kiper lawan.
Tambahan waktu lima menit tidak mengubah keadaan. PSBS Biak kesulitan keluar dari tekanan dan gagal menciptakan peluang berarti. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 bertahan untuk kemenangan meyakinkan Persebaya. sba





