
Patrick Kluivert
JAKARTA (wartadigital.id) – Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya resmi dipecat PSSI. Total, dia memainkan 8 laga yang menghasilkan 3 kemenangan, 1 seri, dan 4 kalah. Persentase kemenangan hanya 37,5 persen. Pemecatan ini turut disetujui oleh Patrick Kluivert yang memang masih memegang kontrak hingga Januari 2027.
“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination. Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan para pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun,” tulis keterangan PSSI, Kamis (16/10/2025).
Seiring pemecatan terhadap Patrick Kluivert, nama Shin Tae-yong disebut bakal kembali melatih Indonesia. Kebetulan, pelatih asal Korea Selatan itu juga baru saja dipecat Ulsan UD pekan lalu. Pelatih 55 tahun itu memang masih ada di hati suporter Indonesia. Dia melatih Indonesia sejak 2020 sebelum dipecat awal tahun ini dan digantikan oleh Kluivert.
Total, Shin mencatat 63 laga bersama Indonesia dengan 27 kemenangan, 15 seri, dan 21 kalah. Persentase kemenangan adalah 42,86 persen.
Pergantian ke Kluivert memang layak disesali. Sebab, Indonesia bersama STY–sapaan Shin–sedang dalam tren positif di kualifikasi Piala Dunia. Terbukti, pergantian ke Kluivert berimbas kepada gagalnya Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Jika STY kembali melatih Jay Idzes dkk, maka bukan hal sulit baginya menghidupkan lagi permainan Indonesia. Terutama untuk peluang menuju Piala Dunia 2030. “Welcome back, Shin Tae-yong!” tulis netizen di beberapa unggahan Timnas Indonesia di Instagram.
Tetapi, mengingat hubungan dengan PSSI tidak cukup baik, kecil kemungkinan STY bakal kembali. Setidaknya dalam waktu dekat. “Rumor itu (kembali melatih Indonesia, Red) tidak benar. Kinerjaku (bersama Indonesia sebelumnya, Red) sering diremehkan. Tetapi ingat, kami sempat mengalahkan Arab Saudi dan menahan Australia. Itu bukan keberuntungan,” ujar STY dilansir KBS News.
Juga Pecat Gerald Vanenbur
Tak hanya Patrick Kluivert, pelatih Timnas U-23, Gerald Vanenburg juga turut dipecat. “Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20,” terangnya.
Menurut PSSI langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepakbola nasional.
Seperti diketahui, Patrick Kluiveet baru saja gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 usai tersingkir pada putaran keempat dengan hasil dua kali kekalahan. Sementara Gerald Vanenburg gagal membawa Timnas U-23 Juara Piala AFF U23 dan gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026. ins




