
SURABAYA (wartadigital.id) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, di bawah kepemimpinan Walikota Eri Cahyadi. Ini terkait masalah penyiapan data dan berkolaborasi di lapangan untuk mendukung program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bagian dari program nasional Tiga Juta Rumah.
Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Menteri Maruarar di Kelurahan Mojo, Kamis (16/10/2025). Dalam kesempatan itu, ia meninjau rumah Desi Novitasari, penerima manfaat BSPS yang tinggal di rumah berukuran 3×3 meter tanpa kamar mandi dan ventilasi memadai.
“Untuk Kota Surabaya, kami bekerja sama dengan Pak Eri Cahyadi. Responnya cepat, mulai dari penyiapan lahan, pembiayaan, hingga skema teknis. Dalam seminggu ini akan kita matangkan semua,” ujar Menteri Maruarar.
Tahun ini, program BSPS di Surabaya dialokasikan untuk 187 unit rumah, termasuk 64 unit hasil kolaborasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos). Renovasi rumah Desi dijadwalkan dimulai 27 Oktober 2025.
Walikota Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat. Ia menjelaskan, Surabaya masih memiliki lebih dari 8.000 rumah tidak layak huni (RTLH) yang tidak mungkin seluruhnya ditangani hanya dengan APBD.
“Dengan kolaborasi seperti ini, In Sya Allah permasalahan RTLH di Surabaya bisa selesai seluruhnya pada Tahun 2028,” kata Walikota Eri. sba, uma





