Pemkab Sidoarjo Keluarkan Kebijakan Strategis untuk Dukung Penuh Pendidikan 

Plt Bupati Subandi menghadiri pembukaan Bina Kader PGRI, Rabu (21/8/2024).

 

SIDOARJO (wartadigital.id) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyelenggarakan Bina Kader PGRI bagi anggota PGRI kabupaten Sidoarjo di gedung Delta Graha Dwija PGRI Sidoarjo, Rabu (21/8/2024).

Bacaan Lainnya

“PGRI sebagai organisasi profesi guru memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung implementasi kebijakan pada sektor pendidikan. Untuk itu, dalam rangka mendukung upaya pemerintah tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo telah mengeluarkan berbagai kebijakan strategis, seperti peningkatan kompetensi guru melalui program pelatihan, pengembangan kurikulum, digitalisasi pendidikan dan lain sebagainya,” ungkap Plt Bupati Subandi saat membuka Bina Kader PGRI.

Ia pun menambahkan seiring dengan perubahan zaman, dan perkembangan teknologi pendidikan, adaptif dan inovatif merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan zaman. Selain itu, kebijakan pendidikan yang diambil saat ini bukanlah sekadar aturan, melainkan investasi masa depan.

“Dengan mengadopsi pendekatan yang lebih fleksibel dan inovatif, kita berupaya menciptakan lingkungan belajar yang relevan dengan perkembangan zaman sehingga anak didik bisa dengan mudah dalam belajar. Di sini kader PGRI memiliki tanggung jawab yang besar untuk ikut serta dalam memajukan pendidikan di negara terutama di Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Subandi berpesan agar selalu memperhatikan nasib guru khususnya bagi guru honorer yang sudah sekian lama mengabdi di dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo dengan menaikkan insentif sebesar 100% bagi guru PAUD di tahun 2025 mendatang serta mengupayakan untuk bisa masuk dalam formasi P3K, selain itu juga mengkaver guru honorer dengan BPJS ketegakerjaan.

Sementara itu Ketua PGRI Sidoarjo Edy Wuryanto mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan pendidikan dan wawasan ke PGRIan kepada kader PGRI Kabupaten Sidoarjo yang pada saat ini mempunyai 4.500 orang anggota mulai dari tingkat PAUD-SMA.  Baik itu kepengurusan tingkat ranting cabang kabupaten serta tingkat provinsi dan nasional. Selain itu juga akan diberikan pendidikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. sis

Pos terkait