Reuni & Halal Bihalal ASPG ’83: 43 Tahun Rindu Berat, Melepas Kangen di WTB

Foto bersama para alumni ASPG 1983, tak semua masuk frame

NGANJUK (wartadigital.id) – Sepanjang hari Kamis (26/3/2026) kemarin objek Wisata Tani Betet (WTB), Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, tampak meriah dan ingar bingar dari hari-hari biasanya.

Maklum, hari itu sedang ada gelaran reuni Alumni SPG Negeri Nganjuk angkatan 1983 (ASPG ’83). Tak ayal, sekitar 200-an alumnus dengan dress code bernuansa biru hadir dan membaur bersama rekan-rekannya sesama alumni.

Bacaan Lainnya
Unjuk tampil alumni Kelas II-1 mengawali show

Kendati tidak banyak acara yang disajikan namun reuni setelah kelulusan 43 tahun silam itu tak pelak penuh makna. Gayeng. Rindu sesama seolah enggan melepas.

Reuni ASPG ’83 Tahun 2026 juga lebih banyak dihadiri alumni yang bertebaran di berbagai luar Pulau Jawa maupun dari luar Kota Nganjuk. Apalagi reuni kali masih berdekatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Foto bersama alumni Kelas II-2 sebelum tampil membawakan lagu Perahu Layar

Ada yang dari Kalsel, Kaltim, Kaltara, DKI Jakarta, Tangerang, Serang (Banten), Cianjur (Jabar), Situbondo, Malang, Kediri, Ponorogo, Madiun, Surabaya dan kota-kota lainnya.

“Alhamdulillah, tahun ini saya bisa ikut reuni. Bisa melepas rindu sesama alumni ASPG 1983. In Syaa Allah kalau tahun depan ada lagi, saya akan datang lagi,” ujar Suyono, almunus yang kini bermukim di Tangerang, Provinsi Banten.

Kelas II-3 tak mau ketinggalan dengan gaya khasnya

Sempat dihantui hujan di seputar Nganjuk yang turun sejak pagi hari, toh pelaksanaan reuni ASPG 1983 itu berjalan lancar, mulus dan aman. Bahkan beberapa alumni yang sedianya akan membatalkan kehadiran, tetapi setelah hujan reda mereka akhirnya hadir juga.

“Nggunung wis terang. Wis ora udan. Alhamdulillah kami bisa nyusul rekan-rekan ke sini (WTB, red),” ujar Tri Utami, alumnus ASPG 1983 yang tinggal di Sawahan, Nganjuk, yang datang diantar sang suami.

Alumni Kelas II-4 tampil smooth

Beberapa alumni datang lebih pagi, hampir bersamaan dengan kehadiran panitia pelaksana. Sekitar pukul 08.00. Padahal acara dimulai sekitar pukul 09.30. Mereka berharap bisa segera bersua teman-temannya. Seolah sesuai temanya yakni “43 Tahun Rindu Berat”.

“Untuk bisa menggelar reuni kali ini, jauh hari sudah disampaikan di grup WhatsApp ASPG ’83. Dari berbagai pembicaraan dan masukan, akhirnya disepakati reuni digelar di WTB Ngronggot,” kata Sutrisno, Lurahe ASPG 1983, saat dikonfirmasi Jumat (27/3/2026).

Para punggawa Kelas MI-1, sat set

Bahkan beberapa kali panitia pelaksana melakukan rapat di lokasi sambil mensurvei medan. Kebetulan WTB adalah lokasi wisata yang pernah viral di sekitar tahun 2017-an, yang salah satu andalannya adalah praon di sungai yang mengalir di sebelahnya.

Selain itu WTB juga tempat ikonik dan instagramable untuk dijadikan lokasi swafoto atau foto selfi. Di dalamnya juga ada budidaya tanaman melon dan timun mas yang kebetulan saat reuni sudah panen dan sebagian dijajakan di pintu masuk.

Skuad MI-2 tampak riang gembira

Menurut Sutrisno, reuni kali ini juga tidak semata-mata pertemuan sesama alumni ASPG 1983, melepas rindu atau sekadar berbagi cerita dan pengalaman, tetapi di antara rangkaian acara juga ada tahlil dan kirim doa bagi guru-guru maupun sesama alumni yang telah meninggal dunia.

Malah di sela-sela Bulan Ramadan juga diadakan bakti sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Termasuk bantuan kepada teman-teman alumni yang mungkin hidupnya masih kesusahan.

Garda terakhir yang tampil los alumni Kelas MI-3

“Selain itu kami juga mewakafkan mushaf Al-Qur’an di musala dan masjid di beberapa wilayah di Kota Nganjuk dan sekitarnya,” tutur mantan Ketua OSIS SPG Negeri Nganjuk itu, yang diiyakan Bayane ASPG 1983 Abdul Kholiq.

Pelaksanaan reuni di WTB kali ini kian marak dan meriah ketika tiap-tiap kelas unjuk tampil di atas panggung. Usai Ketua Panpel Sutarto, menyampaikan kata sambutan disusul Wakil Alumni sekaligus Lurahe ASPG, Sutrisno, duta-duta kelas itu melakukan foto bersama dilanjutkan menyanyi dengan lagu sesuai kesepakatan di antaranya.

Dimulai dari Kelas II-1, II-2, II-3, II-4, kemudian dilanjutkan MI-1, MI-2 dan terakhir MI-3. Semuanya tampil meriah dan heboh dengan kekhasan masing-masing. Mereka diiringi player Bayane ASPG, Abdul Kholiq, yang lincah memainkan tuts-tuts organ di depannya.

Wisata Tani Betet Ngronggot cocok untuk swafoto

Abdul Kholiq menambahkan, reuni kali ini memang tidak dibuat banyak acara, tetapi simple dan sedikit acara. “Kita sengaja membuat tidak banyak acara untuk memberi kesempatan teman-teman kangen-kangenan, bercengkrama, senda gurau, joget-joget, happy-happy. Mudah-mudahan tahun depan kita jumpa lagi di wilayah Berbek, Ngetos, Sawahan. Jangan khawatir doakan lurah dan bayane selalu sehat, tak rewangi dari belakang,” tutur Cak Kholiq–sapaan akrab Bayane ASPG. edt

Apa Kata dan Komentar para Almuni:

Sudarsono:
Alhamdulillah kegiatan reuni ASPGN’ 83 dapat dilaksakan dengan lancar. Kami yang ditugasi sebagai tim perlengkapan, sudah kami laksanakan dengan maksimal, namun di sana-sini ada kekurangan, mohon maaf yang sebesar-besarnya!

Suyatri:
Sama-sama Cak Darsono, semua tidak ada yang sempurna, pasti ada kekurangan, meskipun sudah berusaha, itu hal yang biasa

Enik Sriyani:
Begitu juga saya pribadi yang dapuk bendahara, ngrangkep konsumsi dan seksi ubyak-ubyuk, mohon maaf jika ada kekurangan dalam suguh gupuhnya….
Maaf juga belum sempat laporan keuangan karena masih nunggu laporan dari masing-masing seksi

Supardi:
Aĺhamdulillah sudah terlaksana dengan lancar sesuai dengan yang diprogramkan tanpa halangan suatu apapun

Sugito:
Iya cak nggak apa-apa yang penting sukses dan lancar pelaksanaannya. Ini kami lanjut reuni kedua

Sugito Situbondo (kanan) dan Sinto Kaltim lanjut reuni kedua, melepas rindu

Eko Kusnadi:
Bagiku nggak ada kekurangan untuk semua panitia. Bahkan kami yang dari Ponorogo sudah difasilitasi oleh panitia dengan penuh pengorbanan, baik tenaga pikiran, biaya, waktu untuk bisa melepaskan rasa rindu dan kangen dengan dulur-dulur semuanya alumni’ SPG 83..
Semoga pengorbanan semua panitia dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT…
Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Robbal Aalamiin. Bagi saya..kerja dan pengorbanan panitia sudah luar biasa .

Puji Sujirah:
Amazing luar biasa….Gusti Allah memberkahi

Djamin:
Selamat dan sukses untuk panitia atas pelaksanaan Reuni & Halal Bihalal ASPG 2026.

Pos terkait