
LUMAJANG (wartadigital.id) – Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan program rehabilitasi alun-alun rampung pada Desember 2025. Penataan ini tidak hanya difokuskan pada perbaikan fisik, melainkan untuk menghadirkan ruang publik yang ramah, inklusif, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Lumajang.
Wajah baru alun-alun nantinya diharapkan menjadi etalase kota, bukan hanya indah secara visual, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian pada kualitas hidup warga.
“Keberhasilan pembangunan alun-alun tidak hanya terukur dari bangunan yang berdiri kokoh, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat. Kami ingin alun-alun menjadi ruang yang hidup, aman, dan nyaman bagi semua,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik dikonfirmasi, Jumat (22/8/2025).
Selama ini, Alun-alun Lumajang menjadi pusat denyut kehidupan warga. Dari olahraga pagi, rekreasi keluarga, hingga pentas budaya dan kegiatan sosial, semuanya berpusat di sana. Karena itu, rehabilitasi kali ini diproyeksikan agar alun-alun tak sekadar menjadi tempat singgah, melainkan ruang tumbuh yang melahirkan interaksi sehat, kreativitas, dan harmoni antarwarga.
Target rampung pada akhir 2025 juga menjadi momentum penting, yaitu Lumajang ingin meneguhkan identitasnya sebagai daerah yang peduli pada ruang publik yang berkualitas.
Lebih jauh, alun-alun diharapkan menjadi wajah baru kota yang merefleksikan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan, ramah anak, dan menjunjung nilai kebersamaan.
Dengan wajah barunya, Alun-alun Lumajang diharapkan menjadi simbol modernitas yang tetap berakar pada kearifan lokal, ruang publik yang memberi napas segar bagi kota sekaligus meneguhkan jati diri masyarakat Lumajang sebagai warga yang guyub, peduli, dan berdaya. uja


