Walikota Surabaya Eri Cahyadi Lepas Jemaah Calon Haji Tourindo

Walikota Surabaya Eri Cahyadi memberikan kata sambutan dalam pelepasan jemaah haji PT Tourindo di Masjid Sabiilus Salam, Sabtu (8/6/2024) pagi.

 

SURABAYA (wartadigital.id) – Walikota Surabaya Eri Cahyadi melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) 1445 H/2024 Masehi PT Tourindo Gerbang Kerta Susila ke Tanah Suci di Masjid Sabiilus Salam di Jalan Nginden Intan Raya, Sabtu (8/6/2024) pagi. Tahun ini, Tourindo memberangkatkan sebanyak 65 jemaah haji plus dari berbagai daerah.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama (Dirut) PT Tourindo HR Moh Faried SH menjelaskan tahun ini jumlah jemaah haji plus yang diberangkatkan mengalami kenaikan. “Alhamdulillah, tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu sekitar 55 jemaah. Tamu Allah tahun ini tak hanya berasal dari Jatim, juga ada dari luar provinsi dan berasal dari berbagai latar belakang mulai dari pengusaha hingga TNI/Polri,” kata mantan Bupati Lamongan dua periode ini, 1998 – 1994 dan 1994 – 1999.

Dia menjelaskan jemaah Tourindo sebelum berangkat ke Tanah Suci telah mendapatkan pendalaman materi spiritual dari titik nol dari pembimbing agama.  Selain ditempa dengan latihan fisik, para jemaah juga diberi materi agama Islam untuk  memperkaya pengetahuan.

Walikota Eri Cahyadi berbincang dengan Rektor Unitomo Dr Siti Marwiah SH, MH (baju pink) dan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Jatim Ustad Ali Dede.

 

Perwakilan JCH Tourindo Bambang Tjahyono saat memberikan sambutan mengatakan selama ini para jemaah disibukkan dengan urusan duniawi, kini saatnya menyibukkan diri dengan kegiatan rohani dengan berangkat ke Tanah Suci. “Sebelum berangkat, saya mewakili para jemaah mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya kepada para orangtua kami, saudara kami, keluarga kami,” kata mantan Direktur Utama PT Pupuk Kujang ini.

Bambang yang saat ini Ketua Yayasan Sabiilus Salam Surabaya mengatakan Tourindo telah menyiapkan keberangkatan para jemaah dengan baik. Semua jemaah dilatih manasik secara detil satu persatu, ada juga latihan naik haji. Intinya semua persiapan untuk menjalankan ibadah ke Tanah Suci telah dipersiapkan secara matang.

“Namun segala sesuatu yang terjadi di Tanah Suci adalah kehendak Allah SWT. Kami hanya berharap dan berdoa agar diberikan kemudahan, dilimpahi kesehatan dan menjadi haji mabrur,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rektor Unitomo Surabaya Dr Siti Marwiah SH, MH yang hadir turut memberikan sambutan. Dia mengatakan para  Jemaah Calon Haji yang berkumpul di Masjid Sabiilus Salam hari ini adalah orang-orang istimewa. Karena tidak semua orang bisa berangkat ke Tanah Suci menjalankan ibadah haji.  Karena itu dia berharap semua jemaah mempergunakan waktu dan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. “Manfaatkan waktu sebaik-baiknya. Perbanyaklah ibadah selama di Tanah Suci,” kata adik mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD ini.

Siti yang pernah berangkat umrah dan haji plus menggunakan jasa Tourindo mengatakan pelayanan biro travel di Jalan Jemur Andayani ini memang berbeda dengan biro travel lain. Dia terkesan dengan pendekatan personal yang dilakukan pimpinan dan jajaran Tourindo ke jemaah. “Bahkan Pak Faried tak segan-segan turun langsung mendekati jemaah satu persatu. Ini  pendekatan luar biasa menurut saya. Saya berharap Pak Faried tetap sehat di usia ke-82 tahun sehingga bisa tetap membantu jemaah,” katanya.

Dia berharap perjalanan semua jemaah ke Tanah Suci diberikan kelancaran,  kesehatan, menjadi haji mabrur dan mendapatkan balasan berlimpah dari Allah SWT.

Dirut PT Tourindo HR Moh Faried SH (jas biru) menerima ucapan dari para pengantar jemaah dan kolega sebelum berangkat ke Bandara Internasional Juanda.

 

Sementara itu Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan sambutan puncak berharap para jemaah yang berangkat ke Tanah Suci ini bisa mempererat persaudaraan. Sebagai sesama jemaah dari Indonesia saling tolong menolong selama menjalankan ibadah haji. Selain itu para jemaah juga bisa belajar perbedaan karena di Tanah Suci adalah tempat berkumpulnya jutaan umat manusia dari berbagai belahan dunia dengan segala perbedaannya.

“Di Tanah Suci kita nanti akan melihat, ada warga yang takbiratul ihram dengan caranya masing-masing yang mungkin berbeda dengan cara takbiratul ihram orang Indonesia. Itu tidak masalah. Tapi bisa menjadi masalah saat diterapkan di Surabaya atau Indonesia. Nah kita selama menjalankan ibadah haji bisa belajar bahwa perbedaan itu hal biasa,” kata alumni ITS ini.

Cak Eri juga berharap saat tiba kembali ke Indonesia, para jemaah bisa menebar kebaikan dan selalu berdoa agar warga Surabaya bisa guyub rukun, sejahtera dan Surabaya Insyallah bisa menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur. Sebagai pamungkas, Cak Eri berharap semua jemaah memperbanyak dzikir, selawat karena manusia adalah tempatnya salah. “Selamat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi haji mabrur,” katanya.

Sebelum melepas rombongan menuju Bandara Internasional Juanda untuk bertolak ke Mekkah, Cak Eri menyempatkan memberikan santunan beras secara simbolis dari ATM beras yang dimiliki Masjid Sabiilus Salam kepada perwakilan warga kurang mampu. Selanjutnya meninjau program unggulan yang dikembangkan oleh Koperasi Syariah Sabiilus Salam Sejahtera yakni budidaya cacing, vermikompos, dan tanaman vanili di Wonosalam Jombang.

Diiringi lantunan selawat dan hadrah, prosesi pelepasan jemaah Tourindo penuh isak tangis saudara, kerabat yang mengantar. Beberapa saat suasana menjadi penuh haru. Tak lama, iring-iringan bus jemaah pun berangkat ke Bandara Juanda meninggalkan ratusan pengantar yang memenuhi kawasan masjid sejak subuh. nti

Pos terkait