
Pesawat militer Tiongkok Ilyushin Il-76 terlihat di wilayah udara Zona Maritim Malaysia di Kota Kinabalu Malaysia pada 30 Mei 2021.
KUALA LUMPUR (wartadigital.id) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Malaysia memanggil Duta Besar (Dubes) China untuk menjelaskan “penyusupan” oleh 16 jet tempur angkatan udara Tiongkok ke wilayah udara Malaysia.
Pemanggilan dilakukan setelah militer Malaysia mendeteksi aktivitas “mencurigakan” di Laut China Selatan.
Angkatan Udara Malaysia mengatakan pihaknya mengejar 16 jet tempur itu pada Senin lalu untuk melakukan konfirmasi visual setelah jet-jet tempur Tiongkok itu terbang dalam jarak 60 mil laut dari negara bagian Sarawak, Borneo Malaysia. “Insiden itu sebagai ancaman serius bagi kedaulatan nasional dan keselamatan penerbangan,” ungkap pernyataan Angkatan Udara Malaysia.
Pernyataan Angkatan Udara Malaysia juga menyebutkan pesawat-pesawat Tiongkok tidak menghubungi kontrol lalu lintas udara regional meskipun telah diinstruksikan beberapa kali.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan pemerintah akan mengeluarkan nota protes diplomatik dan meminta Duta Besar Tiongkok untuk Malaysia menjelaskan pelanggaran wilayah udara dan kedaulatan Malaysia.
“Sikap Malaysia jelas. Memiliki hubungan diplomatik yang bersahabat dengan negara mana pun tidak berarti bahwa kami akan berkompromi dengan keamanan nasional kami,” ungkap Hishammuddin dalam pernyataan.
Kedutaan Besar Tiongkok sebelumnya mengatakan pesawat-pesawat itu melakukan pelatihan penerbangan rutin dan “menaati secara ketat” hukum internasional tanpa melanggar wilayah udara negara lain.
“Tiongkok dan Malaysia adalah tetangga yang bersahabat, dan Tiongkok bersedia melanjutkan konsultasi persahabatan bilateral dengan Malaysia untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas regional,” papar Juru Bicara Kedutaan Besar Tiongkok. riz, sin