
SAMPANG (wartadigital.id) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohammad Zyn (MZ) Sampang yang terletak di Jalan Rajawali Sampang meresmikan pelayanan rawat jalan eksekutif dan sistem informasi manajemen rumah sakit, Jumat (11/3/2022).
Penambahan fasilitas ini demi memajukan RSUD Mohammad Zyn serta untuk meningkatkan mutu pelayanan melalui kerjasama dengan RS Unair Surabaya.
Dalam peresmian tersebut turut hadir Forkopimda Sampang, Sekdakab H Yuliadi Setiawan, Kepala Kemenag Sampang, Direktur RSU Unair Prof Dr Nasroruddin dr, Sp PD,KPTI- FINASIM dan OPD di lingkungan Pemkap Sampang.
Direktur RSUD Mohammad Zyn Agus Ahmadi dalam sambutannya menyampaikan ada tiga hal yang ingin dicapai dalam bentuk kerjasama tersebut, yaitu pertama kalau RS butuh pelayanan dalam hal rujukan dari teman-teman atau warga Sampang khususnya bisa diterima. Kedua untuk meningkatkan mutu RSUD Mohammad Zyn perlu belajar kepada yang lebih senior makanya pihaknya memilih RS Unair Surabaya. “Dengan kerjasama ini nanti kami jadi tempat penelitian karena kami akan diajarkan penelitian dan sebagainya,” jelasnya.
Dijelaskan Agus Ahmadi, dengan adanya bentuk kerjasama ini nantinya bisa saling transfer ilmu dalam artian apabila nanti ada yang operasi dan pihaknya kekurangan SDM , namun tindakan masih bisa dilakukan di rumah sakit RSUD MZ, pihaknya bisa mendatangkan dokter dari RS Unair Surabaya untuk bekerjasama dengan dokter setempat untuk menangani pasien.
“Jadi tindakan operasi bisa dikerjakan bersama antara dokter RS Unair dengan RSUD Mohammad Zyn,” katanya.
Di tempat yang sama Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengatakan bahwa dirinya selaku pemerintah daerah mempunyai inisiatif untuk merelokasi RSUD Mohammad Zyn ke daerah yang lebih luas karena kondisinya saat ini lahannya tidak mampu untuk dikembangkan lagi, namun sebagai instansi pelayanan publik harus tetap fokus dalam memberikan pelayanan.
“Kami sudah memohon kepada Gubernur Jatim dan sudah disetujui ada lahan 11,5 hektare untuk pengembangan rumah sakit ini, bilamana hal ini bisa terwujud maka rumah sakit Mohammad Zyn bisa menjadi rujukan masyarakat se- Pulau Madura,” pungkasnya. jok