
SIDOARJO (wartadigital.id) – Memasuki 2023, bersiap menghadapi situasi tahun politik 2024 yang mulai meningkat, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terpancing segala informasi hoaks dan menjadikan perbedaan adalah hal lumrah.
Seperti disampaikan Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (6/1/2023) pagi, di hadapan warga Krian usai melakukan olahraga bersepeda bersama pejabat utama Polresta Sidoarjo.
“Melangkah di 2023 ini berarti semakin mendekati tahun politik Tanah Air pada 2024. Mesin politik sudah mulai bergerak, masyarakat kami imbau semakin menguatkan kerukunan. Andaikan ada perbedaan sebagai hal lumrah, jangan mudah terpancing isu-isu hoaks, bijak pula dalam penggunaan media sosial dan sebagainya,” pesan Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kepada warga.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Kusumo membuka kesempatan lebar kepada warga Krian dan lainnya untuk jangan takut lapor atau menyampaikan unek-unek seputar kamtibmas.
“Silakan sampaikan bila ada problem kamtibmas, misal mengenai kriminalitas, narkoba maupun gangguan lalu lintas di wilayah Anda. Dapat disampaikan ke kami di kepolisian, koramil, perangkat desa maupun dinas terkait lainnya,” lanjutnya.
Kombes Pol Kusumo juga melakukan kunjungan ke Pasar Lama Krian. Didampingi Pengelola Pasar Krian Lama, Maria, Kombes Pol Kusumo melihat dan mendengar langsung curahan hati dari pembeli di Pasar Lama Krian yang mengeluhkan kenaikan beberapa bahan makanan, seperti cabai rawit dari harga Rp 65 ribu/kg menjadi Rp 75 ribu/kg.
” Iya Pak polisi, harga naik terus. Apalagi cabai naiknya banyak sedang untuk barang lain seperti tahu, tempe, tape dan lain-lain, harga tetap tapi ukuran yang diperkecil, ” keluh Suparti saat sedang membeli tape singkong di salah satu penjual.
Di tempat yang sama, Pengelola Pasar Lama Krian, Maria mengatakan sebelum Natal dan Tahun Baru 2023 hingga saat ini memang beberapa komoditi mengalami kenaikan harga. Tetapi animo masyarakat untuk berbelanja tetap tinggi. sis