
JOMBANG (wartadigital.id) – Program Studi Fisika Universitas Airlangga (Unair) turut serta dalam meningkatkan mental wirausaha para siswa SMK dengan menggelar pelatihan green sintesis dari tumbuhan untuk sediaan sunscreen anti bakteri.
Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri Kabuh Jombang sebagai bagian dari upaya untuk mengenalkan inovasi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan keterampilan berwirausaha di kalangan siswa.
Pelatihan yang diadakan pada hari Jumat (19/7/2024) ini diikuti oleh 40 siswa dari berbagai kompetensi keahlian, yaitu Teknik Kimia Industri, Farmasi Industri, Analisis Pengujian Laboratorium, dan Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi (SIJA).
Kegiatan ini diikuti oleh 14 guru di SMKN Kabuh yang meliputi Kepala Sekolah Drs M.Yassin MPd, MM, semua Wakasek dan ketua konsentrasi keahlian, serta beberapa guru Farmasi Industri.
Mereka diajak untuk memahami teknik sintesis bahan alami dari tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk produk sunscreen. Selain itu, mereka juga dibimbing dalam mengembangkan produk dengan tambahan sifat antibakteri untuk meningkatkan daya tahan kulit terhadap paparan matahari sekaligus menjaga kebersihan kulit.
Menurut Dr. Siswanto MSi, salah satu dosen pengampu dari Prodi Fisika Unair, kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan potensi siswa dalam berwirausaha dengan memanfaatkan sumber daya alam secara bijak. “Kami ingin memperkenalkan konsep green chemistry kepada generasi muda agar mereka tidak hanya terampil dalam hal teknis, tetapi juga peka terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (21/7/2024).

Kegiatan ini didukung oleh dosen-dosen Fisika Fakultas Sains dan Teknologi antara lain Andi Hamim Zaidan SSi, MSi,PhD, Samian SSi,MSi, Drs Djony Izak Rudyardjo MSi, Jan Ady SSi, MSi, Supadi SSi,MSi, Dyah Hikmawati, SSi,MSi dan dibantu oleh mahasiswa Fisika Indriani K Firdaus dan mahasiswa Teknobiomedik Vallery Ofelia Junico, serta Laboran Moch Rahman SSi, MSi.
Siswa yang mengikuti pelatihan ini sangat antusias dan merasa terbuka dengan peluang untuk mengembangkan produk-produk berbasis alam yang ramah lingkungan. Salah satu perwakilan siswa dalam kesan-kesannya mengatakan bahwa kegiatan ini memberinya wawasan baru tentang cara menggunakan bahan-bahan alami untuk kepentingan industri kosmetik. “Saya berharap ilmu yang saya dapatkan hari ini dapat saya terapkan di masa depan untuk mendirikan usaha sendiri,” tuturnya.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan guru yang menyambut baik upaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian siswa dalam berwirausaha. Mereka berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk manfaat lebih banyak lagi generasi muda, khususnya siswa SMKN Kabuh di Kabupaten Jombang.
Dengan berakhirnya pelatihan hari ini, diharapkan bahwa para siswa SMK yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi agen perubahan positif dalam industri lokal dengan memanfaatkan potensi alam yang melimpah dan mendukung keberlanjutan lingkungan. nti