
SIDOARJO (wartadigital.id) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo merenovasi ratusan rumah tak layak huni (RTLH) , salah satunya adalah rumah Supardi.
Pria berusia 60 tahun, langsung meneteskan air mata ketika didatangi Bupati Sidoarjo Subandi di rumahnya, Desa Temu, RT 4 RW 1, Kecamatan Prambon, Selasa (24/4/2025). Bupati Subandi datang untuk memberikan bantuan perbaikan rumah dari Baznas Sidoarjo dan juga memastikan kebutuhan makan sehari-hari tercukupi.
Supardi sudah setahun ini menderita stroke. Dia hanya bisa duduk di atas kursi roda, sambil ditemani istrinya. Sesekali ia mengusap-usap air matanya yang sudah mulai membasahi pipinya.
Subandi sambil merangkul pundak Supardi terus memberikan motivasi dan semangat untuk bisa berjuang sembuh. “Alhamdulillah kalau BPJS-nya sudah terkaver oleh Dinas Sosial,” kata Subandi.
Supardi yang tinggal di rumah sepetak itu akan dibantu perbaikan atap rumah yang mulai dimakan rayap. Juga akan dibangun kamar mandi. Karena masih belum ada. “Nanti biar diusulkan oleh pihak desa untuk mendapat bantuan makan dhuafa dari Baznas, nilainya Insyaallah Rp 600 ribu/bulan,” ungkapnya.
Subandi tidak pernah lupa akan kontribusi Aparatur Sipil Negara dan guru di lingkungan Pemkab Sidoarjo yang telah berpartisipasi dalam membantu masyarakat melalui Baznas. Baznas Sidoarjo terus membantu masyarakat melalui program bedah rumah tidak layak huni. “Dengan adanya Baznas kita bisa bergerak cepat untuk membantu masyarakat,” ungkapnya.
Subandi juga mendorong Baznas Sidoarjo untuk menggandeng perusahaan swasta sebagai donatur untuk bisa mempercepat bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Saya yakin dengan uluran tangan pemerintah dan juga swasta untuk bersama-sama membantu masyarakat membutuhkan,” pungkasnya.
Sementara itu data dari Baznas Kabupaten Sidoarjo telah berhasil merenovasi sebanyak 224 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tahun 2024, Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 128 unit. sis





