
SUMENEP (wartadigital.id) – Tim Riset dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (Stidar) menyampaikan presentasi hasil penelitian pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Sumenep, Kamis (20/11/2025).
Dalam penelitian yang berjudul “Efektifitas pelaksanaan Perbub 83 Tahun 2018, tentang kebijakan dan strategi pengelolaan sampah di Kabupaten Sumenep”, Tim Riset Stidar memberikan beberapa rekomendasi untuk dapat menjadi acuan dalam kebijakan penatalaksanaan pengelolaan sampah di Kabupaten Sumenep.
Dalam presentasinya, Imalah, perwakilan Stidar menyampaikan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim di lapangan. Menurutnya pengelolaan sampah di Kabupaten Sumenep terkait dengan peran pemerintah, pemangku kepentingan terkait sudah cukup bagus.
Hanya saja, untuk meningkatkan efektifitas pelaksanaan Perbup perlu juga memperhatikan masalah pemberdayaan komunitas.
“Penguatan pembedayaan komunitas bank sampah di tingkat desa atau RT, pelatihan dan pendampingan kolaborasi pentahelix berkelanjutan; pemerintah, komunitas, akademisi dan media,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan Standar Operasional Prosedur secara hirarkis kelembagaan perihal pemilahan sampah sejak dari rumah. “Penguatan kelembagaan SOP pemilahan sampah dari rumah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Imalah mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur dan teknologi TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu).
“Termasuk juga perbaikan tatakelola TPA Torbang serta digitalisasi pencatatan sampah,” lanjutnya.
Terakhir, Imalah menekankan pentingnya kampanye lingkungan melalui edukasi di sekolah desa komunitas, yaitu gerakan zero waste dan pengurangan pastik. ume





