Liga Super: Persebaya Kalah Telak di GBK

Francisco Rivera saat duel dengan pemain Persija (foto Persebaya)

JAKARTA (wartadigital.id) – Tim
Persebaya Surabaya harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-3 dari Persija Jakarta pada laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/26. Bermain di hadapan puluhan ribu suporter tuan rumah, Bajul Ijo kesulitan mengejar ketertinggalan hingga peluit akhir dibunyikan.

Persebaya harus tertinggal lebih dulu pada babak pertama saat menghadapi Persija. Gol penalti pada menit ke-16 membuat gawang Andhika Ramadhani bergetar dan membawa tuan rumah unggul sementara.

Bacaan Lainnya

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persebaya memilih bermain lebih sabar. Tempo pertandingan dijaga tetap rendah sambil menunggu celah untuk membangun serangan.

Namun, tekanan dari Persija sudah terasa sejak awal laga. Pada menit kedua, tuan rumah mengancam dari sisi kiri. Beruntung, lini belakang Persebaya sigap mengantisipasi dan mampu mematahkan serangan tim berjuluk Macan Kemayoran itu.

Pertahanan Bajul Ijo benar-benar mendapat ujian berat. Gelombang serangan Persija beberapa kali membuat duet bek tengah Leo Lelis dan Risto Mitrevski harus bekerja ekstra keras untuk menjaga area pertahanan tetap aman.

Persebaya mencoba keluar dari tekanan pada menit ketujuh. Francisco Rivera mengawali inisiatif serangan dan mengirim umpan ke Rian Ardiansyah. Sayangnya, peluang tersebut belum mampu dimaksimalkan sehingga serangan Bajul Ijo terhenti di lini belakang Persija.

Petaka datang pada menit ke-16. Persija mendapatkan hadiah penalti setelah Milos Raickovic dinilai melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Keputusan itu diambil wasit setelah meninjau tayangan VAR. Eksekusi penalti pemain Persija berjalan mulus dan tak mampu dihentikan Andhika. Tuan rumah pun unggul 1-0.

Gol tersebut membuat Persebaya tersengat. Bajul Ijo langsung meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol balasan. Namun, beberapa upaya yang dibangun masih mampu dipatahkan oleh lini pertahanan Persija.

Peluang datang pada menit ke-25 melalui situasi sepak pojok. Bola yang diarahkan Rivera sempat menciptakan kemelut di depan gawang, tetapi bek Persija berhasil menghalau ancaman tersebut.

Empat menit berselang, Persebaya sempat bersorak. Mihailo Perovic berhasil menaklukkan penjaga gawang Persija. Namun kegembiraan itu tak bertahan lama. Wasit menganulir gol tersebut karena sang penyerang sudah berada dalam posisi offside.

Setelah itu, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim saling melancarkan serangan, tetapi masing-masing lini pertahanan masih cukup disiplin menjaga area mereka.

Memasuki menit ke-40, Persija kembali memberi ancaman melalui sepak pojok. Sundulan penyerang mereka meluncur tipis di sisi gawang Andhika.

Satu menit kemudian, aksi krusial datang dari Catur Pamungkas. Bek Persebaya itu melakukan blok penting untuk menghentikan tembakan pemain Persija yang sudah berada dalam posisi bebas di kotak penalti.

Tambahan waktu empat menit membuat Persebaya semakin agresif menekan pertahanan tuan rumah. Bajul Ijo berusaha keras menemukan gol penyama kedudukan, namun hingga akhir babak pertama peluang yang tercipta belum mampu mengubah keadaan.

Wasit akhirnya meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Skor 1-0 untuk Persija tetap bertahan saat kedua tim masuk ke ruang ganti.

Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan. Ia memasukkan Rachmat Irianto dan Gali Freitas untuk menggantikan Riyan Ardiansyah serta Leo Lelis. Pergantian itu diharapkan mampu menambah energi sekaligus meningkatkan daya gedor Persebaya di awal babak kedua.

Persebaya langsung tampil menekan setelah turun minum. Bajul Ijo mencoba mengambil kendali permainan dan memaksa Persija bertahan lebih dalam di wilayah mereka sendiri.

Beberapa peluang mulai tercipta, namun upaya yang dibangun para pemain Persebaya kerap terhenti sebelum benar-benar mengancam gawang lawan.

Di tengah tekanan tersebut, Persija justru mampu merespons dengan efektif. Serangan balik cepat membuat lini pertahanan Persebaya kelimpungan. Pada menit ke-54, pemain Persija berhasil menaklukkan Andhika Ramadhani dan menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0.

Persebaya berusaha bangkit. Gali Freitas sempat memberikan ancaman melalui aksinya di lini depan, mencoba membuka ruang untuk memerkecil ketertinggalan.

Pelatih Tavares kembali menambah kekuatan serangan pada menit ke-58. Bruno Paraiba dimasukkan menggantikan Milos Raickovic untuk meningkatkan tekanan di area pertahanan Persija.

Namun, Persija tetap berbahaya setiap kali mendapatkan ruang. Pada menit ke-65, serangan dari sisi kiri Persebaya berhasil dieksploitasi dan nyaris menambah keunggulan tuan rumah.

Satu menit berselang, Andhika dipaksa bekerja keras. Penjaga gawang Persebaya itu melakukan dua penyelamatan beruntun dari jarak dekat untuk menggagalkan peluang Persija. Aksi tersebut membuat gawang Bajul Ijo tetap aman sementara waktu.

Perubahan kembali dilakukan pada menit ke-67. Tavares menarik keluar Mihailo Perovic dan memasukkan Malik Risaldi guna menambah ketajaman di lini depan.

Andhika kembali menunjukkan refleks gemilang pada menit ke-70. Ia berhasil menggagalkan peluang emas Persija yang mengarah ke gawangnya.

Namun, tekanan yang terus datang akhirnya membuat pertahanan Persebaya kembali jebol. Pada menit ke-76, penyerang Persija mampu memanfaatkan situasi di depan gawang dan menaklukkan Andhika dari jarak dekat. Skor berubah menjadi 3-0.

Tavares kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Sadida Nugraha menggantikan Toni Firmansyah yang mulai kelelahan. Tenaga baru di lini tengah diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan.

Di sisa waktu pertandingan, Persebaya terus mencoba mencari gol balasan. Namun, disiplin dan solidnya lini belakang Persija membuat setiap upaya Bajul Ijo sulit menembus pertahanan tuan rumah.

Wasit memberikan tambahan waktu empat menit. Meski Persebaya tetap berusaha menekan hingga detik terakhir, tidak ada gol yang tercipta.

Peluit panjang akhirnya menutup pertandingan dengan skor 3-0 untuk kemenangan Persija.

Hasil ini membuat Persebaya tetap tertahan di angka 42 poin dan posisinya di peringkat keenam klasemen kini berada dalam ancaman tim-tim di bawahnya. sba

Pos terkait