
SURABAYA (wartadigital.id) – Setelah penandatanganan 3 kerjasama dengan UKM (Universiti Kebangsaan Malaysia), FTMM UNAIR melanjutkan penandatanganan kerjasama yang sudah terjalin dengan Fakultas Teknik Universiti Malaya (UM). UM merupakan salah satu perguruan tinggi peringkat ke-58 dunia by QS WUR dan peringkat ke-15 Asia.
Dua agenda penting dalam kunjungan 13 April 2026 adalah pembahasan Master of Engineering/ Master of Engineering Science dan penandatanganan Letter of Intent antara FTMM (Faculty of Advanced Technology and Multidiscipline/ FTMM) Universitas Airlangga and Photonics Engineering Laboratory Universiti Malaya, terkait dengan joint class, riset, publikasi, student dan staff mobility, adjunct professor dan Airlangga Post Doctoral Fellow.

Selain kedua hal penting tersebut, juga diagendakan untuk bertemu dan menyapa Academic Peer List (APL) yang selama ini sudah berinteraksi dalam berbagai kegiatan Tri Dharma PT antara UM dan UNAIR.
Rombongan FTMM UNAIR di Fakultas Teknik UM diterima langsung oleh Dekan FT UM yaitu Prof Ir Dr Nik Nazri Nik Ghazali dan didampingi oleh para wakil dekan dan ketua program studi diantaranya Prof Ir Dr Mohd Faizul, Mohd Sabri Assoc, Prof Ir Dr Nasrul Anuar Abd Razak, The Deputy Dean (Postgraduate Studies), Assoc. Prof. Ir. Dr. Alex Ong Zhi Chao, dan beberapa dosen dan staf pendidik di lingkungan Fakultas Teknik UM.
Tim dari UNAIR dipimpin langsung oleh Dekan FTMM Prof Dr Ir Retna Apsari MSi, IPM, ASEAN Eng. Didampingi 2 dosen Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (TRKB) yaitu Rodik Wahyu Indrawan MSc, dan Rizki Putra Prastio MSc, dan Syahidatul Naimah SSi, MSi.

Dijelaskan Prof Retna pendirian Master of Engineering merupakan salah satu langkah strategis bagi FTMM untuk semakin memperkuat posisi internasionalisasi di segala lini dan semakin meningkatkan kualitas akademis FTMM.
Dijelaskan Prof Retna pada Senin, 10 April 2026, FTMM telah menandandatangani kerjasama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia, dan pada 13 April 2026 dilanjutkan dengan penandatanganan 3 dokumen kerjasama dengan Universiti Malaya. “Kami berharap kerjasama dengan kedua perguruan tinggi besar tersebut, dapat menjadi pilar pendidikan, penelitian serta pengabdian masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).
Kerjasama dengan UM dikhususkan dengan Photonics Engineering Laboratory, yang dihadiri langsung oleh ketua laboratorium adalah Prof Sulaiman Wadi Harun dan Prof Kahar Dimyati (sebagai vice rektor dalam bidang riset dan inovasi). “Di UM sejauh ini sudah terjalin kerjasama yang intens di area penelitian, publikasi, Airlangga Postdoctoral fellow, adjunct professor serta joint supervision selama lebih dari 10 tahun, khususnya di area fotonika dan berbagai aplikasinya. UM menjadi universitas yang tepat untuk kerjasama dalam mendukung kontribusi FTMM pada pilar engineering dunia,” ujar Prof Retna.

Pihaknya berharap kerjasama ini dapat mendukung kolaborasi antar universitas dalam hal research lecture dan joint research, student inbound/ outbound, academic lecture, joint class, adjunct professor, staff dan student mobility, riset dan publikasi bersama, community development dan inovasi berbasis penelitian.
“Kerjasama dengan fakultas lain yang linear dengan pengembangan FTMM misalnya Fakultas Sains dan Teknologi, pasti akan semakin memperkuat pilar engineering dan science di Universitas Airlangga,” ujar Prof Retna.
Ke depan FTMM, lanjut Prof Retna akan siap dalam pengimplementasian hasil riset dan produk dosen serta mahasiswa di pilar electrical engineering, material dan nanotechnology, artificial intelligence serta robotics untuk mendukung kerjasama lanjutan antara FTMM dan UM. Hal ini juga mendukung perwujudan SDG’s poin 9 tentang Industry, innovation and infrastructure. Tak kalah pentingnya dalam kegiatan kerjasama ini adalah perwujudan dari SDG’s poin 17 (Partnership for the Goals). nti





