
SUMENEP (wartadigital.id) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perikanan terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat pesisir dengan membentuk Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) di Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan pelatihan dan pembentukan kelompok tersebut menjadi langkah strategis dalam mengembangkan usaha olahan hasil perikanan sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal agar lebih mandiri dan berdaya saing.
Ketua Poklahsar Indri Barokah Indri Mariyanti, mengaku memilih usaha produksi kerupuk ikan karena tingginya minat masyarakat terhadap produk tersebut. Ia memproduksi kerupuk berbahan ikan bandeng payus dan ikan bara kuda yang dinilai memiliki potensi pasar cukup luas.
“Saya memilih usaha kerupuk ikan karena hampir semua orang menyukai kerupuk, baik untuk camilan maupun sebagai pelengkap saat makan. Selain itu, usaha ini juga membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, usaha yang dirintisnya juga menjadi penopang ekonomi rumah tangga, terutama untuk mendampingi penghasilan suami yang bekerja di sektor usaha garam. “Setidaknya dengan usaha ini, dapur tetap bisa mengepul,” tambahnya.
Sementara itu, Penyuluh Perikanan Imam Bayari, berharap kelompok yang telah dibentuk dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
“Harapan kami, Poklahsar ini bisa tumbuh mandiri, meningkatkan keterampilan anggotanya, dan pada akhirnya mampu mendongkrak ekonomi keluarga serta lingkungan sekitar,” katanya.
Di sisi lain, pendamping dari Dinas Perikanan Widya Ayu Nugraheny, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keinginan kelompok usaha melalui fasilitasi perizinan dan pendampingan usaha.
“Pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan akan membantu proses legalitas usaha, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, hingga sertifikasi halal. Ini penting agar produk mereka bisa naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya. ume

