
GIANYAR (wartadigital.id) – Bali United FC langsung bergerak cepat usai menuntaskan kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia musim 2025/26. Meski BRI Super League 2026/27 baru akan bergulir pada September mendatang, tim mulai melakukan persiapan lebih awal dengan melakukan evaluasi skuad.
Dua nama senior resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama tim, M. Rahmat dan Yabes Roni Malaifani. Dua pemain yang turut menjadi bagian penting dalam perjalanan klub meraih prestasi dalam beberapa musim terakhir.
Keputusan ini menandai dimulainya babak baru bagi Bali United dalam menyusun kekuatan menghadapi musim depan.
Dimulai dari M. Rahmat, pemain yang identik dengan kecepatan dan agresivitas di lini depan itu resmi berpisah dengan Bali United setelah enam tahun membela tim.
“Terima kasih untuk perjuangan dan prestasi yang terukir bersama musim 2021/22 dan semoga perjalanan karier berikutnya dimudahkan dan menuju kesuksesan,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri.
Seperti diketahui M. Rahmat didatangkan Bali United pada musim 2020 saat klub bersiap tampil di Liga 1 dan kompetisi Asia. Namun situasi pandemi Covid-19 membuat perjalanan awalnya bersama tim penuh ketidakpastian.
Di tengah situasi sulit tersebut, Rahmat tetap bertahan dan menjadi bagian penting dalam kebangkitan Bali United pada musim 2021/22. Menjadi salah satu momen terbaik dalam sejarah klub. Bali United sukses meraih gelar juara secara back to back meski kompetisi berlangsung tanpa penonton akibat pandemi.
Dia turut memberi kontribusi besar selama bersama Bali United dengan mencatatkan 47 pertandingan di semua kompetisi dengan torehan 27 gol dan 10 assist.
“Pada akhirnya saat ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan. Terlalu banyak kebahagiaan yang Bali United berikan untuk saya,” kata mantan pemain PSM Makassar itu.
“Terima kasih untuk Bali United yaitu Pak Pieter, Pak Yabes, Pak Michael, teman-teman ofisial dan pemain serta para suporter yang selalu mendapat tempat di hati saya dan saya izin pamit,” imbuhnya.
Sementara itu pemain kedua yang berakhirnya kerja sama dengan Bali United, Yabes Roni Malaifani. Ia bukan sekadar pemain biasa yang merupakan salah satu pemain yang tumbuh bersama klub sejak awal perjalanan mereka di sepakbola profesional Indonesia.
Selama kurang lebih sebelas tahun, Yabes menjadi simbol loyalitas dan kerja keras di tubuh klub berjuluk Serdadu Tridatu. Untuk itu manajemen menyampaikan kembali bila Bali United dengan Yabes Roni telah sepakat mengakhiri kerja sama untuk musim depan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa untuk kontribusinya selama kurang lebih 11 tahun ini dengan persembahan 2 trofi Liga 1 untuk Bali United. Semoga Yabes Roni sukses untuk perjalanan karier berikutnya di tempat yang baru,” tutur Yabes Tanuri.
Pemain kelahiran Pulau Alor itu dikenal sebagai sosok serbabisa. Dia pernah dimainkan sebagai penyerang sayap, striker utama, hingga bek sayap demi kebutuhan tim.
Selama membela Bali United, Yabes mencatatkan 172 pertandingan resmi dengan total 8.503 menit bermain. Dari seluruh penampilannya itu, ia menyumbangkan 9 gol dan 12 assist.
Lebih dari sekadar statistik, dia menjadi bagian penting dalam perjalanan klub kebanggaan warga Bali itu dalam membangun identitas sebagai salah satu klub paling stabil di Indonesia.
“Tahun 2015 hingga 2026 bukanlah waktu yang singkat dimana suka-duka, jatuh bangun dan keberhasilan telah dilalui bersama,” kata Yabes Roni.
“Terima kasih telah menjadi rumah kedua saya dengan kekeluargaan yang luar biasa. Terima kasih Pak Pieter, Pak Yabes, Pak Michael, ofisial dan rekan tim hingga suporter yang mendukung saya selama Bali United.”
“Ini menjadi waktunya saya untuk pamit setelah kurang lebih 11 tahun perjalanan yang tak terlupakan di tempat ini. Perpisahan bukan akhir segalanya karena pengalaman selama ini menjadi bekal saya dan Bali United selalu di hati saya,” ujarnya. bli, lib





