Sudi Silalahi Wafat, Dipo Alam Kenang sebagai Orang yang Baik dan Penuh Perhatian

Istimewa
Almarhum Sudi Silalahi bersama Susilo Bambang Yudhoyono.

 

JAKARTA (wartadigital.id)  – Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi dikabarkan meninggal dunia, Senin (25/10/2021) pukul 23.50 di RSPAD Jakarta Pusat. “Innalillahi Wainna illaihi roji’un, kami sekeluarga turut berduka cita dan belasungkawa sedalam2nya atas berpulangnya Bapak Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi jam 23.50 di RSPAD karena sakit. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuni segala kesalahan/kekhilafan almarhum, menerima amal ibadahnya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran,” tulis pesan singkat yang beredar di kalangan wartawan.

Bacaan Lainnya

Mantan Sekretaris Kabinet pada Kabinet Indonesia Bersatu II (2010-2014), Dipo Alam juga menyiratkan hal yang sama. “Berita duka Innalillahi Wainna illaihi roji’un, kami sekeluarga turut berduka cita dan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi jam 23.50 di RSPAD,” tulis Dipo dalam akun twitternya @dipoalam49, Selasa,(26/10/2021).

Ia menyebut sang almarhum adalah orang yang baik, ramah, penuh perhatian dan persahabatan. Dan ikut turut mendoakan almarhum Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi agar selau diberikan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuni segala kesalahan/kekhilafan. Saya bersaksi bahwa Pak Sudi adalah orang yang baik, ramah, penuh perhatian dan persahabatan kiranya Allah SWT akan memberi tempat terbaik disisiNya bagi pak Sudi. Aamiin,”doanya.

Hal senada juga disampaikan, Annisa Pohan, istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). “Innalillahi Wainna illaihi Roji’un turut Berduka Cita atas wafatnya *Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi “Allahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fuanhu” Semoga husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran,” tulis Annisa di laman Twitternya.

Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi, lahir di Pematang Siantar pada 13 Juli 1949. Sudi bersama kesembilan saudaranya dididik oleh ayahnya, Abdul Aziz Silalahi, untuk menjadi pribadi yang jujur, pekerja keras dan disiplin. Walaupun saat itu sang ayah adalah seorang kepala desa, Sudi beserta saudara-saudaranya tetap hidup sederhana dan apa adanya.

Sebenarnya, menjadi tentara bukanlah cita-cita Sudi. Namun Tuhan berkehendak lain. Setelah lulus STM di Bandung, Sudi yang tak kesampaian melanjutkan sekolahnya ke ITB akhirnya melanjutkan pendidikannya ke Akabri dan lulus di tahun 1972.

Berdasarkan yang dikutip dari berbagai sumber, Sudi merupakan Sekretaris Kabinet dalam Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sudi lulus dari Akabri pada 1972 dan mengakhiri karir militernya dengan pangkat Letnan Jenderal.

Saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menjabat Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Sudi Silalahi sudah mendampinginya sebagai Sekretaris. Mantan Askomsos Kaster ABRI (1998), ini juga berperan dalam Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin langsung Presiden dan bertugas menentukan para direksi BUMN dan eselon satu di setiap departemen. Sosok jenderal berbintang tiga ini disebut-sebut banyak orang sebagai tangan kanan Presiden SBY. Bahkan secara fungsional, dia dianggap sebagai orang ketiga pemerintahan SBY.  cik, okz, ins