Band D’ Professor Gelar Hahal Bihahal, Usia 3,5 Tahun Kantongi 2 Rekor MURI

Penyerahan Rekor MURI di sela kegiatan halal bihalal Band D’Professor di Ballroom Algea Gedung FKG Universitas Hang Tuah (UHT), Sabtu (26/4/2025).

SURABAYA (wartadigital.id) – Grup Band D’Professsor menggelar halal bihalal di Ballroom Algae Gedung FKG Universitas Hang Tuah (UHT), Sabtu (26/4/2025).  Dalam kegiatan itu, diserahkan dua rekor MURI ke pimpinan Unair.

Ketua Band D’Professor Prof Dr Widodo Ario Kentjono dr Sp THTBKL Subsp Onk (K) FICS menjelaskan grup band yang dirintis sejumlah profesor FK dan FKG Unair ini sudah berumur 3,5 tahun, didirikan 24 Oktober 2021 lalu bertepatan dengan Hari Dokter Nasional.  Bisa tetap bertahan karena ada dedikasi, kerjasama, saling memiliki antar anggota  sehingga bisa tumbuh menjadi keluarga besar. “Banyak rintangan dan halangan. Namun grup band ini terus bergerak bersama,  bergembira bersama, menyanyi bersama dengan teman-teman, civitas akademis dan masyarakat,” katanya.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya grup band ini awalnya dirintis oleh 7 profesor. Saat ini telah berkembang beranggotakan 92 profesor, 5 laksamana muda.

Penampilan Band D’Professor.

Di usianya yang baru 3,5 tahun banyak prestasi yang ditorehkan. Yakni mengantongi 2 rekor MURI (Museum Rekor Indonesia). Yakni pada 1 Maret 2024, ditasbihkan sebagai band dengan jumlah anggota profesor atau guru besar terbanyak. Saat itu tercatat ada 41 profesor atau guru besar bergabung.

Selanjutnya pada 30 November 2024,  meraih rekor MURI sebagai paduan suara dengan profesor atau guru besar terbanyak. Saat  itu ada 55 profesor bergabung. “Paduan suara dengan jumlah profesor terbanyak ini juga masuk rekor dunia, tak lagi level nasional lagi. Ini prestasi membanggakan. Tidak banyak band di Indonesia yang mampu meraih rekor MURI,” katanya.

Ario juga mengatakan saat ini masih dalam suasana lebaran, pihaknya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir dan batin  kepada seluruh keluarga besar Band D’Professor. “Semoga kita semua selalu sehat, guyub rukun, anggota Band D’Professor terus maju dan teruslah berkarya,” katanya.

Penampilan Band D’Professor.

Sementara itu Pembina Band D’Professor Prof Dr Med Purohito dr SpBTKV (K) menjelaskan untuk kemajuan bersama pihaknya ke depan memikirkan untuk membuat orkestra. Artinya bisa membikin paduan suara dengan lagu-lagu ciptaan sendiri bergabung dengan orkestra mahasiswa Unair. “Diharapkan nanti bisa menyajikan lagu-lagu dengan iringan orkestra. Tidak sekadar paduan suara, tapi juga bisa digabung dengan musik,” katanya.

Purohito mengatakan problem grup Band D’Professor ini  adalah menyatukan pendapat. Maklum semua anggota guru besar dengan segala kesibukannya.  “Ini kerepotannya. Ngumpulkan anggota untuk latihan juga tidak gampang. Namun saat ini kami sudah punya ruangan besar untuk berlatih, jadi bisa menampung semua anggota saat latihan,” katanya.

Anggota Band D’Professor foto bersama.

Sementara itu Prof Dr M Rubianto drg MS Subsp RPID (K) yang dikenal sebagai pencipta lagu di grup band mengatakan sudah menciptakan 75 lagu di luar grup Band D’Professor. Sedangkan untuk Band D’Professor sudah menciptakan sekitar 10 lagu. Lagu pertama yang diciptakan itu adalah  Pamer Putu yang turut dinyanyikan anggota Band D’Professor dalam acara halal bihalal. “Kemudian berturut-turut lagu Optimis, Selalu Ada, Ayah dan Bunda,” katanya.

Rubi menjelaskan kenapa dia banyak mencipta lagu. Saat awal-awal merintis Band D’Professor dan berlatih di kampus termasuk di UHT, dia ke koleganya menegaskan tidak mau jadi pengamen.  “Saya ingin jadi seniman. Kalau jadi seniman, kita harus punya lagu sendiri. Dari situlah, kegemaran menciptakan lagu mulai mengalir,” jelasnya.

Rubi menjelaskan genre yang banyak diusung dalam Band D’Professor adalah Rock and Blues (RB), oldies dan lagu-lagu nusantara. Genre oldies merujuk pada musik populer dari masa lalu, biasanya sebelum tahun 1980-an.

Sedangkan Ketua Panitia Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr Nora Lelyana drg MHKes, FICD yang juga mantan Dekan FKG UHT menambahkan pihaknya senang menjadi tuan rumah halal bihalal keluarga besar Band D’Professor. “Kami merasa terhormat mendapat kepercayaan Unair menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan acara ini. Apalagi di Universitas Hang Tuah banyak alumni Unair yang bekerja di sini, termasuk saya,” katanya.

Dalam acara hahal bihalal, anggota Band D’Professor juga unjuk kebolehan. Menampilkan paduan suara, hiburan musik dengan sejumlah anggota sebagai penyanyi, hiburan sulap oleh Prof Sjamsu Budiono dr Sp M Subsp KBR (K) hingga penampilan line dance.

Kehadiran Tjatu Parmawati

Acara halal bihalal makin meriah dengan kehadiran penyanyi lawas Djatu Parmawati. Penyanyi bersuara lembut dengan wajah ayu khas Indonesia ini besar namanya ketika bergabung dengan kelompok grup Geronimo yang terkenal di era 70-80an.

Penyanyi lawas Tjatu Parmawati hadir dalam kegiatan halal bihalal Band D’Professor.

Sukses dengan beberapa album di kelompok ini, Djatu Parmawati kemudian memutuskan untuk bersolo karier. Lewat album-album solonya namanya juga semakin menanjak di blantikan musik Tanah Air.

Dalam kesempatan halal bihalal itu, Tjatu didapuk menyanyikan dua buah lagu.  Salah satunya Lilin Lilin Kecil yang dulu dipopulerkanya pada 1997. nti

Pos terkait