Beras Mahal dan Langka, Sejumlah Emak-emak Geruduk DPR

Istimewa
Sejumlah emak-emak yang tergabung dari organisasi Arisan Emak-Emak menggeruduk gedung DPR RI sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (27/2/2024).

 

JAKARTA (wartadigiital.id) – Meroketnya harga beras dan sejumlah pangan lain membuat emak-emak gusar. Sejumlah emak-emak yang tergabung dari organisasi Arisan Emak-Emak menggeruduk gedung DPR RI sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (27/2/2024).

Bacaan Lainnya

Menggunakan panci dan dandang yang ditaruh di kepala, emak-emak datang dengan membawa sejumlah spanduk berisi tulisan tuntutan kepada pemerintah.

Salah seorang emak-emak yang menjadi koordinator aksi bernama Merry menuturkan mereka menuntut pemerintah mengatasi kelangkaan beras di pasaran. “Kami minta bagaimana pemerintah mengatasi kelangkaan beras. Saat ini harga beras dengan mekanisme yang mereka atur, dan merekayasa namun beras  langka. Rakyat saat ini antre untuk beli beras, aneh,” kata Merry di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Menurutnya, Indonesia tidak pantas mengalami kelangkaan beras lantaran 80 persen tanahnya merupakan lahan pangan padi. “Indonesia ini swasembada pangan dari zaman ke zaman sampai sekarang, harusnya beras tidak langka. Tapi kenapa diatur kita lebih banyak impor  namun harganya kok malah tinggi. Jangan begitulah Pak kita ini manusia, Bapak juga umurnya kan belum tentu besok masih ada. Betul kan,” tegasnya.

Selain itu, para emak-emak ini mengeluhkan tarif BBM yang naik serta harga listrik yang perlahan naik tanpa disadari masyarakat.

“Kami emak-emak ini menangis, apa-apa mahal, BBM tarif listrik yang namanya Token itu nggak ngerti lagi kita. Jadi kita minta harga-harga diturunkan, kita minta kelangkaan sembako itu tidak ada,” tutupnya. rmo