BPBD Kabupaten Probolinggo Distribusikan 24 Ribu Liter Air Bersih ke Tiga Dusun

BPBD Kabupaten Probolinggo mendistribusikan 24.000 liter bantuan air bersih ke tiga dusun, Minggu (27/9/2026)

PROBOLINGGO (wartadigital.id) – Krisis sumber mata air bersih dan terhentinya layanan PDAM selama beberapa hari membuat sejumlah warga di Kabupaten Probolinggo membutuhkan pasokan air.

Menanggapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo mendistribusikan 24.000 liter bantuan air bersih ke tiga dusun, Minggu (27/9/2026).

Bacaan Lainnya

Pendistribusian dilakukan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo mulai pukul 11.11 hingga 15.17 WIB. Bantuan pertama disalurkan ke Dusun Koncean RT 07/08 RW 03 Desa Jurangjero Kecamatan Gading.

Sebanyak 12.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga setempat. Data penerima tercatat sebanyak 78/87 Kepala Keluarga dengan jumlah 235/217 jiwa.

Selanjutnya, sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan ke Dusun Tanggulasih RT 02/RW 01 Desa Malasan Wetan Kecamatan Tegalsiwalan. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 27 Kepala Keluarga dengan total 81 jiwa.

Pasokan air bersih juga diberikan kepada warga Dusun Paoan RT 01/RW 01 Desa Tegalsono Kecamatan Tegalsiwalan. Sebanyak 6.000 liter air disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 112 Kepala Keluarga atau 336 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief menyampaikan pendistribusian bantuan air bersih dilakukan sebagai respons terhadap kondisi krisis sumber mata air bersih dan terhentinya layanan PDAM selama beberapa hari.

“Penyaluran air bersih menjadi langkah penanganan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo mengerahkan dua unit truk tangki dengan kapasitas masing-masing 6.000 liter. Dengan menggunakan dua armada tersebut, total 24.000 liter air bersih dapat disalurkan ke tiga lokasi dalam satu rangkaian kegiatan.

“Penyaluran dilakukan berdasarkan titik yang membutuhkan pasokan air bersih. Bantuan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air selama sumber air bersih maupun layanan PDAM belum kembali normal,” jelasnya.

Menurut Oemar, kondisi kekurangan air bersih tersebut menunjukkan pentingnya respons cepat ketika kebutuhan dasar masyarakat mengalami gangguan. “Melalui distribusi air bersih menggunakan armada tangki, BPBD Kabupaten Probolinggo memberikan bantuan langsung ke wilayah yang membutuhkan,” ujarnya.

Oemar menambahkan penanganan di lapangan dilakukan melalui koordinasi petugas TRC PB BPBD dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak. “Distribusi bantuan air bersih ini menjadi bagian dari upaya BPBD Kabupaten Probolinggo dalam membantu masyarakat menghadapi krisis air bersih akibat keterbatasan sumber mata air dan gangguan layanan PDAM,” katanya. pbo, oli

Pos terkait