BPBD Kabupaten Probolinggo Salurkan 6.000 Liter Air Bersih untuk Warga Tigasan Kulon

Petugas TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo mendistribusikan air menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 6.000 liter

PROBOLINGGO (wartadigital.id) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melalui Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 6.000 liter kepada warga Dusun Gonggo RT 001/RW 001 Desa Tigasan Kulon Kecamatan Leces, Senin (7/9/2026).

Bantuan itu disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak keterbatasan ketersediaan air. Sebanyak 33 Kepala Keluarga (KK) dengan total 125 jiwa menjadi penerima manfaat dalam pendistribusian itu.

Bacaan Lainnya

Petugas TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo mendistribusikan air menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 6.000 liter. Bantuan disalurkan langsung ke lokasi agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat segera terpenuhi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan pendistribusian air bersih merupakan bentuk respons pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Pendistribusian air bersih ini merupakan bentuk respons Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui BPBD untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berupaya agar kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih, tetap dapat terpenuhi,” ujarnya.

Menurutnya, BPBD terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih. Informasi dari lapangan menjadi salah satu dasar dalam menentukan langkah penanganan dan pendistribusian bantuan.

Masyarakat Tigasan Kulon Kecamatan Leces menerima penyaluran bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Probolinggo

“Kami terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan petugas untuk mengetahui wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Ketika ada kebutuhan masyarakat, kami akan melakukan penanganan sesuai kondisi dan kemampuan yang ada,” jelasnya.

Oemar menjelaskan, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda. Karena itu, pendistribusian dilakukan sebagai upaya membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari selama ketersediaan air di lingkungan mereka masih terbatas.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, bantuan ini kami harapkan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, terutama kebutuhan yang paling mendesak,” kata dia.

Dalam kegiatan itu, TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo menjadi unsur yang terlibat langsung dalam proses pendistribusian. “Petugas memastikan bantuan air bersih dapat diterima oleh masyarakat di lokasi yang telah ditentukan,” lanjutnya.

Oemar menambahkan, penanganan kebutuhan air bersih membutuhkan koordinasi dan kepedulian bersama. Masyarakat juga dihimbau menggunakan air bantuan secara bijak sesuai dengan kebutuhan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menggunakan bantuan air bersih ini secara bijak dan sesuai kebutuhan. Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberikan informasi apabila terdapat wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Pendistribusian bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga Desa Tigasan Kulon sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap air untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. pbo, oli

Pos terkait