Cegah Penularan PMK, Legislatif Minta Peternak Tak Khawatir Saat Hewan Ternak Divaksinasi

Guna mencegah penularan PMK, legislatif minta peternak tak khawatir saat hewan ternaknya divaksinasi

BLITAR (wartadigital.id) – Pemerintah Kota Blitar terus menggencarkan upaya mitigasi kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan berkuku belah, seperti kambing, sapi, hingga kerbau. Ratusan dosis vaksinasi yang disubsidi pemerintah juga telah diterima Kota Blitar. Legislatif pun meminta masyarakat ikut serius mencegah sebaran kasus.

Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo, Selasa (21/1/2025), mengatakan penanganan kasus PMK perlu dukungan dari berbagai pihak. Utamanya dari para peternak, agar tidak perlu khawatir jika ternaknya divaksin. Tujuannya supaya tidak banyak populasi sapi yang terjangkit virus penyebab PMK.

Bacaan Lainnya

Sejak merebak lagi di bulan Desember 2024, DPRD dan Pemkot Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar terus memantau perkembangan kasus di kalangan peternak. Menurutnya, wabah ini bisa semakin ditekan setelah Kota Blitar mendapat jatah subsidi vaksinasi anti-PMK dari Pemerintah Pusat melalui Pemprov Jatim, sebanyak 300 dosis.

Yohan berharap, subsidi vaksin gratis itu bisa diterima peternak. Sebab, jika melakukan vaksinasi secara mandiri biayanya sebesar Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu per ekor. Untuk itu, Yohan meminta masyarakat ikut mendukung jalannya vaksinasi yang mulai dilakukan hari ini.

“Vaksin supaya dominan, harus dilakukan per enam bulan sekali, tidak hanya satu kali. Apalagi keadaan ekonomi lagi seperti ini, peternak kecil kalau terbebani kasihan juga,” ujar Yohan.

Yuhan menambahkan akan terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait, seperti Disperindag dan DKPP untuk memastikan situasi di Pasar Hewan Dimoro aman. Petugas penyemprotan disinfektan diminta selalu siaga di pintu masuk pasar. ita, ipu

Pos terkait