
SURABAYA (wartadigital.id) – Universitas Airlangga (Unair) selalu menjadi penghasil talenta-talenta terbaik di Indonesia. Hal tersebut dapat tercermin dari para alumni yang memiliki berbagai macam keunggulan dalam bidangnya masing-masing. Salah satunya adalah alumni Fakultas Kedokteran (FK) dr Ahmad Ridhoi MSi, yang saat ini menjadi tim medis pada salah satu klub sepakbola besar Indonesia Persebaya Surabaya.
Pria yang akrab dengan panggilan Ridho tersebut menyampaikan bahwa kecintaan pada tanah kelahiran dan klub sepakbola Persebaya menjadi alasannya untuk bergabung ke klub sepakbola asal Surabaya itu. ”Saya pertama kali gabung dengan tim sepakbola Persebaya 2022,” ujarnya, Selasa (21/1/2024).
Ia mengaku kegemarannya dalam dunia olahraga khususnya sepakbola membantu dalam beradaptasi pada tim medis Persebaya. “Sebetulnya, ini hal yang baru bagi saya, karena saya pada dasarnya suka sepakbola jadi tidak perlu lama untuk bisa paham di dunia olahraga ini,” tambahnya.
Dirinya menjelaskan dalam menjalani pekerjaannya sebagai dokter umum di tim medis, ia bekerja sama dengan dokter spesialis, fisioterapi, dan sport measure. Menurutnya tugas sebagai dokter umum pada tim sepakbola tidak beda jauh dengan tugas dokter pada umumnya. “Untuk bedanya mungkin tidak terlalu jauh, karena penanganan cedera semua hampir sama,” kata dia.
Lebih lanjut, dirinya juga menceritakan bahwa menjadi tim medis dalam klub sepakbola memberinya banyak pengalaman berharga. Salah satu pengalaman yang tidak dapat Ridho lupakan adalah peristiwa tragedi Kanjuruhan. Ia mengharapkan kejadian memilukan itu tidak terulang lagi.
“Perjuangan jelas banyak ya sampai saya gabung pada salah satu tim terbaik di Indonesia (Persebaya), kejadian/tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang, di situ saya bersama tim Persebaya ikut dalam bertanding di Malang kala itu,” lanjutnya.
Sebagai penutup, Ridho mengungkapkan rasa bangganya bisa bergabung dan ikut berkontribusi di klub Persebaya Surabaya. “Saat pertama kali masuk lapangan ketika perkenalan tim dan disebut namanya sebagai dokter tim di awal musim lalu, dulu hanya bisa berangan-angan bisa ikut kontribusi, dan 2022 itu saya terlibat langsung dalam tim,” tambahnya. sba, ipu





