wartadigital.id
Malang Raya

Dukung Kemandirian Pangan, Pemkab Malang Terima Kunjungan Kerja Kemenhan RI

Stan pameran sejumlah hasil tanaman pertanian hortikultura, perikanan dan peternakan yang ada di Kabupaten Malang

MALANG (wartadigital.id) – Bupati Malang, Drs HM Sanusi, MM bersama Wakil Bupati Drs H Didik Gatot Subroto, SH, MH menerima kunjungan kerja perwira tinggi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia terkait ketahanan pangan di Kabupaten Malang, bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (3/5/2024).

Para perwira tinggi Kemenhan yang berkunjung meliputi Mayjen TNI Yos Trioso, Mayjen TNI Agus Dhani, Mayjen TNI Rizerius Eko, Brigjen RNI Iriyanto, Muhammad Supriyadi, ST, MT dan jajaran pejabat sipil di lingkungan Kemenhan dalam rangka mempersiapkan dukungan kegiatan dan kemandirian pangan yang akan ditindak-lanjuti oleh Kemenhan.

Tampak hadir juga dalam kegiatan yang dikemas dengan adanya stan pameran sejumlah hasil tanaman pertanian hortikultura, perikanan dan peternakan yang ada di Kabupaten Malang, di antaranya Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan jajaran Forkopimda serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang.

”Kabupaten Malang cukup antusias dan aktif dalam kegiatan pangan dan perlu beberapa ada peningkatan peningkatan dalam hal pengelolaan pangan itu sendiri atau pabrikasi sampai dengan hilirisasi. Mungkin itu perlu suatu hal peningkatan koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kami akan mengunjungi beberapa lokasi. Seperti pertanian padi di Kepanjen, pabrik susu dan produksi susu masyarakat di Ngajum, perkebunan alpukat pameling di Lawang, pertanian tebu Bululawang dan penangkapan ikan di TPI Sendang Biru,” kata Mayjen TNI Yos Trioso saat bertemu awak media di Pendopo Agung.

Pemkab Malang sengaja menyiapkan sebagian hasil produk pangan yang ada di Kabupaten Malang dalam stan pameran produk dan sudah dipantau langsung para perwira tinggi Kemenhan di Pendopo Agung. Di antaranya hasil tanaman singkong raksasa Kalipare, pertanian kentang Poncokusumo, alpukat Pameling, pisang Srimulyo Dampit, tebu pringu Bululawang, ikan tuna Sendangbiru, garam Malang Selatan, kopi Lereng Semeru Tirtoyudo, olahan susu JAB Jabung – Kopsae Pujon – pabrik Greenfields Ngajum, hingga lobster budidaya Wagir.

Pihak Kemenhan menyebut bahwa pangan itu menjadi pendukung dan akan menjadi kegiatan presiden terpilih dalam program-program menyangkut gizi dan pangan, yang akan terus diperluas dengan sasaran dan target ke depan.

”Semoga kehadiran para perwira tinggi Kementerian Pertahanan ke wilayah Kabupaten Malang ini menjadi motivasi bagi kami, dan mudah-mudahan kegiatan hari ini memberikan manfaat positif, sekaligus membawa kemajuan bagi Kabupaten Malang. Suatu kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan ini. Tentu merupakan wujud atensi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, termasuk kepada masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Malang. Fokus pada salah satu sektor strategis nasional, yakni terkait ketahanan pangan,” kata dia.

Pemkab Malang dengan segala potensi dan sumber daya yang ada, terus berupaya untuk mewujudkan pengelolaan sektor pangan yang memiliki daya tahan, kestabilan, dan kualitas yang baik, sekaligus mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat,” kata Bupati Malang.

Secara garis besar sektor pangan di Kabupaten Malang didukung dengan kondisi geografis dan bentang alam yang sangat lengkap, serta sangat kaya dengan sumber daya pangan hayati, mulai dari pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, dan kelautan. Keanekaragaman sumber daya pangan lokal inilah yang memungkinkan Kabupaten Malang untuk dapat mendukung program penyediaan pangan berkualitas, yang saat ini sedang digagas pemerintah pusat.

Maka dari itulah, pada kesempatan ini akan disampaikan bagaimana kondisi makro sektor pangan di Kabupaten Malang, termasuk berbagai potensi maupun komoditas unggulan strategis yang harapannya dapat menjadi bahan informasi bagi Kementerian Pertahanan, dalam rangka menentukan kebijakan pangan nasional.

”Mudah-mudahan pertemuan juga dapat menjadi wadah koordinasi dan komunikasi yang strategis, guna mencapai keterpaduan, keselarasan dan sinergi antara pusat dan daerah utamanya dalam program ketahanan pangan yang sangat penting bagi masa depan bangsa. Berbekal dengan kolaborasi dan kerja sama yang positif, semoga apa yang kita upayakan bersama ini nantinya dapat membuahkan hasil yang maksimal, dan diikuti dengan capaian positif, serta progress yang signifikan,” kata Bupati Malang. ala, ins

Related posts

KPU Jatim Gelar Pelatihan Kehumasan dan Protokol, Perkuat Peran Pelayanan Penyelenggara Pemilu

redaksiWD

Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi El Nino dan Banjir, Khofifah Minta Seluruh Kabupaten Kota Siapkan Langkah Mitigasi

redaksiWD

KPU Jatim Kenalkan Pemilu 2024 pada Ratusan Mahasiswa Baru di UIN Maliki Malang

redaksiWD