
SURABAYA (wartadigital.id) – Dua kendaran listrik (kendaraan listrik (electric vehicle/EV) besutan Fakultas Teknologi dan Multidisipin (FTMM) Unair siap mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025 yang akan berlangsung di Universitas Jember mulai 22-26 Oktober 2025. Dua kendaraan itu adalah EV-OS bernama Oscar dan Renata bernama Auren.
Pelepasan tim yang akan berlaga di KMHE 2025 digelar bersamaan dengan grand launching EV-OS dan Renata di GOR Unair Kampus C, Senin (20/10/2025). Ikut hadir dalam grand launching tersebut Direktur Kemahasiswaan Unair Dr drs Eko Supeno MSi, Dekan FTMM Prof Dr Ir Retna Apsari MSi, IPM, Dekan I FTMM Prof Dr dra Ni’matuzahroh, sejumlah dosen FTMM dan para mahasiswa.

Direktur Kemahasiswaan Unair Dr Eko mengapresiasi kemampuan mahasiswa FTMM dalam berinovasi dan berkreativitas. Mahasiwa memang harus mampu mendorong pikiran-pikiran yang inovatif. Kompetisi menjadi upaya dunia pendidikan untuk memacu dan memicu anak muda Indonesia untuk tidak pernah berhenti berkarya dan bersaing dengan masyarakat global. “Persoalan juara atau tidak, itu persoalan lain. Yang utama adalah dunia pendidikan bisa memacu mahasiswa untuk terus maju, bergerak, berpikiran positif, berinovasi, kreatif. Dan jujur kami bangga, mahasiswa Unair bisa mendesain dan menciptakan kendaraan listrik seperti ini,” katanya.
Sementara Prof Retna mengatakan optimalisasi dua kendaraan listrik terus dilakukan FTMM di bawah arahan dosen pembimbing. Bagi FTMM, keikusertaan kendaran listrik besutan mahasiswa FTMM dalam ajang KMHE perlu didorong karena kendaraan lsitrik adalah kendaran ramah lingkungan, menghasilkan nol emisi saat digunakan. Kendaraan ini menjadi bagian dari solusi global untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengatasi dampak perubahan iklim yang saat ini menjadi perhatian pemerintah. “Semoga lelah, kerja keras mahasiswa FTMM dalam ajang KMHE bisa berbuah manis,” katanya.

Dosen Teknik Elektro FTMM Yoga Uta Nugraha ST, MT yang ikut menjadi dosen pembimbing dalam kendaraan listrik menjelaskan keikutsertaan kendaran listrik FTMM dalam ajang KMHE ini adalah tahun kedua. Tahun lalu, pihaknya juga ikut berpartisipasi, namun hasilnya belum optimal terkait konsumsi energi dan masalah mekanik. “Tahun ini berdasar pengalaman tahun lalu, kami lakukan optimalisasi. Kami sudah memperbaiki masalah teknik di antaranya masalah perpindahan gigi. Begitu juga dengan optimalisasi konsumsi energi dengan memperhitungan semuanya secara lebih detil. Di antaranya berat pengemudi, berat masing-masing komponen,” katanya.
Saat ini konsumsi energi antara 400-500 km/ Kwh. Sedangkan pemenang tahun lalu, kendaraan listriknya mampu melaju dengan konsumsi energi 800-900 km / Kwh. “Jadi kami punya target hampir dua kali lipat. Secara teoritis semua bisa kita lakukan. Nanti di sirkuit, akan kita coba. Meski kondisi track di Jember beda dengab pelaksanaan KMHE 2024 di Ancol Jakarta. Yang Jember meski berada di lingkungan kampus namun kondisi tracknya naik turun. Kita lagi mencari cara agar saat mobil turun, bisa kita manfaatkan untuk melakukan pengisian daya baterai,” katanya.
General Manager EV-OS Unair Muhammad Ravindra Alvian mengatakan pihaknya terus melakukan tes dan perbaikan pada mobil Oscar agar bisa tampil maksimal. Persiapan sudah dilakukan sejak setahun lalu dan terus dimasifkan sejak Januari 2025. Keikutsertaan pada ajang KHME 2024 menjadi pelajaran berharga bagi seluruh tim dan menjadi acuan untuk improvisasi pada tahun ini. “Kami tahun ini terus berupaya agar masalah elektrik dan mekanik bisa teratasi, keilmuan di bidang tersebut saling bersinergi untuk mendapatkan mobil hemat energi,” katanya.
General Manager Rasena Unair Riqi Bagus Estiawan mengatakan Rasena yang akan berlaga di ajang KHME 2025 merupakan varian Auren dengan sejumlah optimalisasi. Saat ikut KHME 2025 di Jakarta, bobot Rasena sekitar 105 kg, saat ini sudah berada di kisaran 80 kg. “Kami bisa melakukan pengurangan beban massa hingga 25%. Semakin ringan kendaraan, konsumsi energi lebih efisien,” katanya.
Pihaknya juga melakukan perbaikan dalam sistem teknik elektrik dan mekanik. Perbaikan itu berimbas pada pengurangan beban massa kendaraan secara keseluruhan.

MHE (Kontes Mobil Hemat Energi) adalah kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (PUSPRESNAS) di bawah Kemendikbudristek. KMHE menantang mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menciptakan kendaraan dengan efisiensi energi maksimal dan kesadaran tinggi terhadap lingkungan.
Tahun ini gelaran KMHE akan dilaksanakan pada 22 hingga 26 Oktober 2025 di Universitas Jember dengan puncak lomba pada 25 dan 26 Oktober 2025. Ada dua kategori perlombaan, kategori prototipe dan urban concept. Kedua kategori tadi akan melombakan sub kategori motor pembakaran dalam bensin, diesel, etanol dan listrik. nti





