Gandeng Muhammadiyah, Yayasan Nurul Khalifah Kolaborasikan Pengelolaan Masjid dan Pesantren

Penandatanganan kesepakatan kerjasama  Yayasan Nurul Khalifah dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kembangan Graha Bunder Asri, Jumat (7/8/2026).

GRESIK (wartadigital.id) – Yayasan Nurul Khalifah menggandeng Muhammadiyah untuk mengelola Masjid Ash-Shalihin, asrama dan pondok pesantren (ponpes) di  Graha Bunder Asri, Gresik.

Penandatanganan kesepakatan kerjasama dilakukan di Masjid Ash-Shalihin oleh Ketua Yayasan Nurul Khalifah, Ir Sidi Pranyoto dengan Abdur Rochim ST selaku Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kembangan  Graha Bunder Asri, Jumat  (7/8/2026). Pembina Yayasan Nurul Khalifah, Ir Bambang Tjahjono ikut hadir dalam penandatanganan tersebut.

Bacaan Lainnya

Sidi Pranyoto menjelaskan pihaknya menyerahkan pengelolaan  harta benda wakaf berupa tanah  seluas 2.395 m2 di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas dan segala sesuatu yang ada  di atas tanah bidang tersebut untuk digunakan kemaslahatan umat. “Perjanjian ini mulai berlaku dan mengikat  sejak tanggal ditetapkan,” katanya.

Sementara itu Pembina Yayasan Nurul Khalifah, Ir Bambang Tjahyono mengatakan selama ini pengelolaan masjid, ponpes dan asrama perlu peningkatan. “Kami menggandeng Muhammadiyah, karena kami percaya pengelolaan masjid, ponpes dan asrama dapat lebih baik lagi, lebih profesional sehingga manfaat keberadaannya bisa semakin dirasakan masyarakat luas. Apalagi Muhammadiyah memiliki jaringan organisasi yang besar, manajemen yang solid dan modern,” kata mantan Direktur Utama PT Pupuk Kujang ini.

Bambang yang mantan Direktur Pemasaran PT Petrokimia ini  mengatakan pihaknya terbuka jika Muhammadiyah melakukan pengembangan-pengembangan di tanah wakaf. Seperti wacana pembangunan SD Muhammadiyah. “Monggo, jika itu yang terbaik. Kami mendukung. Bahkan kami masih memiliki tanah seluas 1.000 meter di dekat lokasi untuk pengembangan,” kata Bambang yang pernah mendirikan masjid di Cemoro Lawang, Ngadisari Bromo.

Bambang yang kini aktif bergelut di bidang keagamaan ini menceritakan Yayasan Nurul Khalifah didirikan sejak tahun 2016. Kala itu, kawasan Griya Bunder Asri belum memiliki masjid. Dia berinisiatif mendirikan masjid di kawasan tersebut. Kebetulan istri Bambang mau mewakafkan tanahnya untuk mewujudkan pembangunan masjid. Dari situlah awal masjid dibangun, berikut asrama dan pesantrennya. nti

 

 

 

Pos terkait