
BANGKALAN (wartadigital.id) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangkalan, Lutfiana Lukman Hakim, mendorong generasi muda untuk turut menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah. Hal itu disampaikannya dalam acara Grand Final Pemilihan Cong Kene’ Bhing Ana’ Kabupaten Bangkalan Tahun 2026, Selasa (20/10/2026).
Menurut Lutfiana, pemilihan Cong Kene’ Bhing Ana’ bukan sekadar ajang untuk menampilkan penampilan terbaik, kecerdasan, dan kepercayaan diri. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk melahirkan generasi muda yang mampu memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan seni dan budaya daerah.
Ia menilai, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan lokal di tengah perkembangan zaman.
“Pemilihan Cong Kene’ Bhing Ana’ merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap upaya pelestarian warisan budaya serta mengangkat nilai-nilai luhur masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan,” ujarnya dalam sambutan.
Lutfiana mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kebudayaan daerah.
Ia berharap Pemilihan Cong Kene’ Bhing Ana’ dapat menjadi agenda rutin tahunan sehingga upaya pengembangan dan pelestarian kebudayaan di Kabupaten Bangkalan dapat terus ditingkatkan.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda, agar warisan budaya tetap dikenal, dipahami, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yang mencakup empat langkah strategis, yakni pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan.
Sebelum memasuki babak grand final, para peserta telah mengikuti tes performa dan tes talenta pada Selasa (13/10/2026).
Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pemilihan peserta yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi untuk turut mempromosikan budaya Bangkalan.
Dalam kesempatan itu, Lutfiana juga menyampaikan terima kasih kepada dewan juri, peserta, dan seluruh panitia yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap para finalis tidak hanya menjadikan ajang ini sebagai kompetisi untuk meraih gelar, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri dan mengambil peran dalam pelestarian budaya daerah.
Grand Final Pemilihan Cong Kene’ Bhing Ana’ Kabupaten Bangkalan Tahun 2026 kemudian dibuka secara resmi oleh Lutfiana dengan harapan kegiatan tersebut membawa manfaat bagi pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Bangkalan. mra, bal

