Haji 2026: Jangan Panik Jika Tersesat di Masjidil Haram, Ada Petugas di 9 Titik

PPIH Arab Saudi perketat pengamanan dan pendampingan bagi jamaah calon haji Indonesia di kawasan Masjidil Haram

MAKKAH (wartadigital.id) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memperketat pengamanan dan pendampingan bagi jamaah calon haji Indonesia di kawasan Masjidil Haram dengan menempatkan petugas di sembilan titik strategis.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi jemaah tersesat, terpisah dari rombongan, hingga mengalami kelelahan di tengah padatnya aktivitas ibadah dan cuaca panas ekstrem di Kota Suci.

Bacaan Lainnya

Area sekitar Masjidil Haram memang menjadi salah satu titik yang kerap membingungkan, terutama bagi jamaah lanjut usia atau mereka yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji. Karena itu, petugas Perlindungan Jamaah (Linjam) disiagakan untuk membantu jamaah menemukan jalur kembali ke terminal maupun hotel.

“Di titik-titik tertentu yang membingungkan jamaah calon haji tersebut, saat ini sudah ada petugas kita yang bersiaga di mana-mana untuk mendampingi dan membantu,” ujar Petugas Perlindungan Jamaah (Linjam) Seksi Khusus PPIH Arab Saudi Deka Ulfa Wiwik Irjayanti di Makkah, belum lama ini.

Menurut Deka, salah satu area yang paling sering membuat jamaah kebingungan adalah jalur di sekitar Terminal Syib Amir serta akses menuju toilet di kawasan Masjidil Haram.

Banyak jamaah Indonesia, kata dia, kerap menjadikan WC 3 sebagai patokan arah keluar. Padahal, jalur yang benar menuju Terminal Syib Amir justru mengarah ke WC 9.

Kehadiran petugas dinilai penting, khususnya untuk membantu jamaah lansia yang rentan panik ketika tertinggal dari rombongan atau kehilangan orientasi di area masjid yang luas dan padat.

Selain membantu urusan navigasi, petugas juga diminta aktif mengedukasi jamaah terkait perlindungan diri dari suhu panas ekstrem di Makkah.

“Untuk para jamaah calon haji diimbau selalu membawa payung, masker, topi, dan perlengkapan perlindungan diri. Kalau bisa, bawalah semprotan air agar kulit tetap lembap,” kata Deka.

PPIH juga mengingatkan jamaah agar tidak memaksakan diri beribadah di Masjidil Haram jika kondisi fisik tidak memungkinkan, mengingat fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) masih menanti.

“Kalau misalkan dirasa cuacanya terlalu panas, lebih baik shalat di masjid hotel yang telah disediakan. Kita harus bersama-sama menjaga kesehatan agar nanti pada saat Armuzna badan tetap fit, sehat, dan bisa melaksanakan ibadah puncak haji dengan maksimal,” ujar Deka.

Daftar 9 Titik Pos Petugas Haji Indonesia di Masjidil Haram.

Berikut titik siaga petugas haji Indonesia di kawasan Masjidil Haram:

Pos 1: Terminal Syib Amir

Pos 2: Pintu keluar Marwah

Pos 3: Area sa’i

Pos 4: Area tawaf

Pos 5: Pintu Babusalam

Pos bayangan: Pertigaan Terminal Bab Ali-Syib Amir

Pos 6: Area WC 3 (arah Terminal Ajyad)

Pos 7: ATM Center Dar AtTawhid

Pos 8: Arah Hotel Anjum

Pos 9: Terminal Jabal Ka’bah

Khusus di area tawaf atau Pos 4, petugas laki-laki mengenakan pakaian ihram dengan tulisan “Petugas Haji Indonesia 2026” agar mudah dikenali jamaah. khu

Pos terkait