Saudi Dukung RI Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji, Slot Penerbangan Bakal Ditambah

Diharapkan ada penambahan slot penerbangan antara Indonesia dan Arab Saudi yang mendapat dukungan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi

JAKARTA (wartadigital.id) – Pemerintah Indonesia terus mengupayakan efisiensi penyelenggaraan ibadah haji, salah satunya dengan memangkas masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi.

Langkah tersebut diharapkan dapat terwujud melalui penambahan slot penerbangan antara Indonesia dan Arab Saudi yang mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Bacaan Lainnya

Komitmen itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf usai bertemu Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser, di kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Jakarta, Senin (13/7/2026) malam.

Menurut Irfan, salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah dukungan pemerintah Arab Saudi terhadap rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci.

“Tadi sore pembicaraan kita berkaitan dengan, pertama, pemerintah Saudi sangat mendukung program rencana kita membangun kampung haji dan mereka berharap segera dimulai pembangunannya,” katanya kepada media.

Selain itu, kedua negara juga membahas upaya meningkatkan efisiensi operasional penyelenggaraan ibadah haji melalui pengurangan masa tinggal jemaah di Arab Saudi.

“Kita juga minta dalam rangka mengefisienkan pelaksanaan haji kita berupaya mengurangi masa tinggal di Saudi dengan cara menambah slot penerbangan dari Saudi maupun dari Indonesia sehingga itu akan bisa mengurangi masa tinggal di Saudi. Alhamdulillah Yang Mulia Menteri Transportasi Saudi juga memberikan dukungannya,” ujarnya.

Saat ditanya apakah kebijakan tersebut akan berdampak pada penurunan biaya haji yang dibebankan kepada jemaah, Irfan menjelaskan bahwa pembahasan mengenai komponen biaya memiliki mekanisme tersendiri. Meski demikian, ia optimistis kebijakan efisiensi tersebut akan memberikan pengaruh.

“Oh itu nanti beda lagi, nanti ada itu perhitungan yang berbeda lagi. Insya Allah berpengaruh nanti,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser mengungkapkan, penguatan kerja sama transportasi juga telah dibahas bersama Menteri Perhubungan Indonesia Dudy Purwagandhi.

Selain membahas peluang investasi di sektor maritim dan pertukaran pengalaman di bidang perkeretaapian, kedua negara juga mendiskusikan peningkatan frekuensi penerbangan yang akan dilayani maskapai Arab Saudi.

“Kami juga membahas peningkatan frekuensi penerbangan antara kedua negara, baik oleh Saudia maupun Riyadh Air, yang diperkirakan akan mulai melayani rute ke Jakarta dalam beberapa bulan mendatang,” kata Saleh.

Ia menegaskan Arab Saudi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah haji, termasuk jemaah asal Indonesia yang menjadi salah satu kelompok terbesar setiap musim haji.

Untuk mendukung kenyamanan ibadah, pemerintah Arab Saudi terus mengembangkan berbagai infrastruktur pendukung seperti Kereta Cepat Haramain, Kereta Al-Mashaer, perluasan kawasan Jamarat, serta sejumlah proyek pengembangan lainnya.

“Insya Allah kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Yang Mulia Menteri Haji dan Menteri Perhubungan untuk menghadirkan lebih banyak kemudahan dan peningkatan layanan bagi para jemaah Indonesia di masa mendatang,” kata Saleh. khu, jak

Pos terkait