Hari Guru Nasional 2025: Gubernur Khofifah Apresiasi Dedikasi Guru Majukan Pendidikan Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (foto: Humas Jatim)

SURABAYA (wartadigital.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru di Jawa Timur pada momentum Hari Guru Nasional (HGN) 2025.

Berdasarkan data BPS Jatim, jumlah guru di berbagai jenjang pendidikan mencapai 345.454 orang, terdiri dari guru SD, SMP, SMA, hingga SMK. Para guru dinilainya menjadi penopang utama ekosistem pendidikan Jatim.

Bacaan Lainnya

Khofifah menegaskan, beragam prestasi yang diraih siswa dan sekolah sepanjang 2025 merupakan buah dari ketulusan serta komitmen para guru. Hal tersebut selaras dengan tema HGN 2025, “Guru Hebat, Indonesia Kuat.”

“Setiap capaian pendidikan Jawa Timur selalu berpulang pada sosok guru yang hebat,” ujar Khofifah di Surabaya, Selasa (25/11/2025).

Ia memberikan apresiasi khusus kepada guru yang bertugas di wilayah terpencil dan kepulauan. Menurutnya, dedikasi para guru yang harus menempuh perjalanan jauh demi menyampaikan ilmu merupakan bentuk pengabdian luar biasa. “Saya apresiasi setinggi-tingginya pengabdian dengan dedikasi tanpa batas pahlawan tanpa tanda jasa kita semua,” ujarnya.

Sepanjang 2025, pendidikan Jatim meraih sejumlah prestasi nasional, mulai Juara Umum O2SN dan FLS2N, hingga Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa SMK. Pada jalur akademik, Jatim kembali menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak lolos SNBP, yakni 27.994 siswa.

“Capaian sebesar ini tidak mungkin terwujud tanpa peran penuh guru BK, guru mata pelajaran, dan pembina ekstrakurikuler,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, komitmen Pemprov Jatim terhadap pendidikan tercermin dari porsi anggaran yang mencapai Rp 9,9 triliun atau 32,8 persen APBD 2025. Anggaran besar ini diarahkan untuk memerkuat kompetensi guru, meningkatkan mutu layanan, dan memperluas akses pendidikan berkualitas. “Keberhasilan tetap berada di tangan para guru sebagai poros utama ekosistem pendidikan,” ucapnya.

Khofifah menyebut keberhasilan Jatim memertahankan prestasi pendidikan adalah hasil kolaborasi seluruh guru dari jenjang PAUD hingga pendidikan non-formal. Guru, menurutnya, merupakan pilar penting menuju Indonesia Emas 2045. “Tanpa guru, tidak ada prestasi, tidak ada inovasi, dan tidak ada generasi unggul,” ujarnya.

Khofifah mengajak masyarakat memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh guru di Jawa Timur. “Selamat Hari Guru Nasional. Terima kasih atas dedikasi yang tidak pernah surut. Semangat dan pengabdian para guru adalah energi utama kemajuan Jawa Timur,” katanya. kmf, jat

Pos terkait