
SURABAYA (wartadigital.id) – Perayaan peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81 diwarnai berbagai kegiatan oleh warga dari berbagai pelosok penjuru Indonesia. Tak terkecuali di kawasan RT 07, RW 03 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya.
Selain menggelar berbagai lomba kategori anak-anak hingga dewasa, juga ada lomba lingkungan hidup yang digeber Sabtu (15/8/2026) siang. RT 07 RW 03 terdiri dari tujuh klaster atau gang yang semuanya berpartisipasi dalam lomba tersebut.

Meski tujuan lomba antara lain untuk ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, namun masing-masing klaster yakni Jambangan Tama, Jambangan Tama I, Jambangan Tama II, Jambangan Tama III, Jambangan Persada, Jambangan Kebon Agung III dan Jambangan Tama V, tampak bersemangat dan serius menghadapi even tersebut.
Yang istimewa, meski lomba hanya setingkat RT, namun Lurah Jambangan Sanny Nourma Safaat, ST, beserta istri ikut mendampingi para juri menilai tiap klaster, mulai Klaster JTV (Jambangan Tama V) hingga terakhir Jambangan Tama. Kecuali itu tampak mendampingi Ketua RW 03 Ir Jamaluddin dan Ketua RT 07 Sudjarwo.

“Luar biasa RT 07, selalu menghadirkan even-even yang melibatkan hampir semua warga. Ini lomba tingkat klaster atau dawis (dasa wisma) tapi penyambutan juri, dan momen-momen lainnya seperti lomba tingkat kota,” kata Lurah Sanny.
Tidak salah bila Lurah Sanny bersama istri mengikuti mulai awal, yakni pengarahan juri, penjurian lapangan hingga usainya penjurian lapangan terakhir di Jambangan Tama. Rasa lelah seolah hilang saat melihat antusiasme, semangat dan keceriaan warga masing-masing klaster yang menyambut para juri.

Selama ini bila ada lomba kategori apa pun tingkat lokal, regional, hingga nasional, mulai lingkungan, PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) maupun lomba lalu lintas, warga RT 07 sudah terbiasa dalam persiapan dan penyambutan tim juri. Termasuk ketika penjurian lapangan.
Ketua RW 03 Ir Jamaluddin menambahkan, salah satu keuntungan dari lingkungan RT 07 adalah adanya klaster-klaster. Ada tujuh klaster yang memiliki ciri khas dan karakteristik masing-masing.

“Kondisi ini berbeda dengan kebanyakan RT-RT lainnya, termasuk di wilayah RW 03. Bahkan klaster-klaster itu seperti setingkat RT, sehingga digelarnya lomba lingkungan hidup ini kesannya seperti lomba antar-RT,” kata Jamaluddin.
Seksi Lomba Lingkungan Hidup, Yulia Ratna Purwani, menyebutkan, untuk menggelar lomba memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 pihaknya harus berpikir keras dalam menentukan kriteria yang memadai dengan level klaster atau dawis.

“Kriteria lomba lingkungan hidup yang kita gelar ini tentu menyesuaikan dengan karakter masing-masing klaster, yang lantas kita tuangkan dalam persyaratan, kriteria maupun kisi-kisi lomba lingkungan ini,” ujar Yulia Ratna.
Dalam pelaksanaan lomba, sebelumnya para koordinator masing-masing klaster maupun yang mewakili di-briefing di balai RT 07, termasuk Lurah Sanny membekali mereka dan tiga juri yang bertugas melakukan penjurian.

Kendati level lomba setingkat dawis atau klaster toh masing-masing peserta berusaha menampilkan dan menyambut para juri semaksimal mungkin. Yel-yel pun hampir menggema di setiap klaster.
Belum lagi kreasi lain dengan tetabuhan atau drum, hingga dandanan pakaian adat, batik jumputan dan lainnya. Anak-anak hingga orang dewasa pun dikerahkan dalam menyambut tim juri.

Sejak penjurian lapangan mulai sekitar pukul 08.30 hingga pukul 12.30 WIB, semuanya berlangsung lancar, aman dan terkendali. Trio juri yakni Epipana Budi, Titik Dwirahayu, dan Pramana Reza, harus bekerja ekstra keras dalam melakukan penjurian.
Nilai yang mereka koleksi dari Jambangan Tama V hingga Jambangan Tama akan diumumkan pada saat puncak perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di lingkungan RT 07 pada 23 Agustus 2026 mendatang.
“Semua klaster sudah selesai penjurian, sudah kami nilai dan nanti diumumkan saat tanggal 23 Agustus. Semua bagus-bagus, tetapi masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing,” tutur Titik Dwirahayu, salah satu tim juri. edt





