
Djaka Budi Utama
JAKARTA (wartadigital.id) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan dugaan penerimaan uang puluhan miliar Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama dalam perkara dugaan suap di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Hal itu diungkapkan langsung Jaksa saat sidang pemeriksaan terdakwa John Field selaku bos Blueray Cargo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Mulanya, John Field membenarkan penggunaan kode BC1 untuk Djaka Budhi, BC2 untuk Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC periode 2024-Januari 2026, dan BC3 untuk Sisprian Subiaksono selaku Kasubdit Intel P2 DJBC.
John Field menerangkan kode-kode tersebut disampaikan secara lisan oleh Orlando Hamonangan selaku Kasi Intel DJBC. Rizal, Sisprian, dan Orlando juga diproses hukum oleh KPK tetapi perkaranya masih dalam tahap penyidikan. “Pemberian di bulan Juli 2025 ini akumulasinya Rp 8,2 M. BC1 Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Rp 3 M, BC2 Bang Rizal itu Rp 2 M, BC3 Sis itu Rp 1 M,” kata Jaksa KPK Moch Takdir Suhan membacakan BAP John Field.
“Betul,” jawab John Field.
“Baik. Kemudian untuk pemberian di bulan Agustus itu akumulasinya Rp 8.950.000.000 dalam bentuk SGD. Kemudian BC1 Dirjen Djaka Budhi Utama Rp 3 M, BC2 Bang Rizal itu Rp 2 M, BC3 Sis itu Rp 1 M,” terang Jaksa Takdir.
“Betul,” jawabnya.
“Baik. Kemudian untuk di bulan September akumulasinya Rp 8.950.000.000. Untuk BC1 Djaka Budhi Utama Rp 3 M, BC2 Bang Rizal itu Rp 2 M, BC3 Sis itu Rp 1 M. Kemudian untuk di bulan Oktober 2025 ini Rp 8.950.000.000. BC1 Djaka Budhi Utama Rp3 M, BC2 Bang Rizal itu Rp 2 M, BC3 Sis itu Rp 1 M. Kemudian di bulan November 2025, Rp 8.950.000.000. BC1 Djaka Budhi Utama Rp 3 M, BC2 Bang Rizal Rp 2 M, BC3 Sis Rp 1 M,” jelas Jaksa Takdir.
“Selanjutnya di bulan Desember 2025, Rp 8.950.000.000. BC1 Djaka Budhi Utama Rp 3 M, BC2 Rizal Rp 2 M, BC3 Sis Rp 1 M. Kemudian lagi pemberian di bulan Januari 2026, Rp 8.950.000.000. BC1 Djaka Budhi Utama Rp 3 M, BC2 Bang Rizal itu Rp 2 M, BC3 Sis Rp 1 M,” sambung Jaksa Takdir.
John Field berkeyakinan uang yang diberikan telah sampai kepada pihak yang disebut Orlando sesuai dengan kode tersebut. Keyakinan itu muncul karena tidak pernah ada keluhan dari Orlando. “Jadi, Pak John, izin majelis memahami dan yakin dari ucapan pak Ocoy (Orlando) bahwa Pak Ocoy tidak pernah menyampaikan keluh kesah atau keluhan oleh pihak-pihak yang menerima bahwa uangnya punya Pak John itu tidak sampai. Tidak pernah ya?” tanya Jaksa Takdir.
“Tidak pernah,” jawab John.
“Itu meyakinkan Pak John dan Pak John memahami uang itu sampailah kepada kode-kode itu sesuai dengan apa yang dibilang oleh Pak Ocoy?” tanya Jaksa Takdir menegaskan. “Iya,” tegas John Field. rmo





